Lupa Sandi?
/ Front

2 tahun Indonesian Future Leaders

Cindy Frishanti
Cindy Frishanti
0 Komentar
2 tahun Indonesian Future Leaders
Minggu, 2 Oktober 2011 GNFI diundang untuk hadir dalam acara ulang tahun Indonesian Future Leaders (IFL) di atamerica Pacific Place. Saya dan beberapa teman dari GNFI pun datang karena GNFI mendukung semua kegiatan yang bertujuan untuk menjadikan Indonesia lebih baik di masa depan. Indonesian Future Leaders pertama kali didirikan pada tanggal 27 September 2009 oleh 7 orang muda penuh semangat yang punya keyakinan bahwa pemuda mempunyai kekuatan yang sangat besar untuk bisa mengubah keadaan. 7 orang itu adalah M. Iman Usman, Rahmad Dwitama, Audry Maulana, Andhyta Firselly Utami, Stephanie Hardjo, Rafika Primadesti, dan Dian Aditya Ning Lestari. Acara ulang tahun Indonesian Future Leaders ini berlangsung dari pukul 10.30-12.30, dipandu oleh MC Donny dan diisi dengan 7 Minutes to Inspire, permainan akustik dan operet yang diperankan oleh IFL itu sendiri. 7 Minutes to Inspire adalah pidato dari 7 orang pendiri IFL, masing-masing mempunyai kesempatan untuk berbicara selama 7 menit. 7 Minutes to Inspire dimulai dari Andhyta Firselly Utami, Rahmad Dwitama, dan permainan akustik menghangatkan suasana, mereka menyanyikan 'Happy Birthday', 'Moving On' (by Andien) dan 'Move Like Jagger' (by Adam Levine Maroon 5), dilanjutkan lagi oleh Audry Maulana, Dian Aditya Ning Lestari dan ditutup oleh M. Iman Usman. Hanya 5 orang pendiri IFL yang mengisi 7 Minutes to Inspire karena 2 orang lagi sedang berada di Amerika Serikat. Setelah 7 Minutes to Inspire dan permainan akustik, acara dilanjutkan dengan operet. Operet ini diawali dengan adegan 3 orang miskin yang meminta-minta seperti layaknya di jalanan dan di sekitar mereka ada beberapa pemuda yang tertidur, masih belum sadar dengan keadaan di sekitar. Kemudian para pemuda itu terbangun dan mulai melihat keadaan di sekeliling mereka dan sadar bahwa mereka harus melakukan sesuatu tentang ini. Diceritakan di operet ini mulanya para pemuda ini masih berselisih satu sama lain, tapi mereka berhasil menyampingkan perbedaan itu karena mereka tahu ada hal yang jauh lebih penting. Para pemuda ini bersatu dan lambat laun gerakan yang diinisiasi oleh mereka membuahkan hasil bukan hanya di dalam negeri tetapi juga di luar negeri, salah satunya menjadi pembicara di PBB. Ya, pemuda yang diceritakan dalam operet adalah 7 orang pendiri IFL. Melihat operet yang ditampilkan oleh IFL membuat saya teringat dengan perkataan Bung Karno, yang selalu bergema di telinga saya akhir-akhir ini. Beliau berkata, "berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut semeru dari akarnya, berikan aku 1 pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia" (kutipan ucapan Bung Karno), "seribu orang tua dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia" (dikutip dari Bung Karno, Penyambung Lidah Rakyat karya Cindy Adams) dan IFL adalah salah satu bukti nyata dari perkataan Bung Karno tersebut, karena dimulai dari 7 orang muda, semangat dan visi mereka menyebar dan akhirnya berkembang seperti sekarang. Acara ini ditutup dengan foto 5 orang pendiri IFL sambil memegang huruf IFL dan atamerica, setelah itu mereka mengajak penonton untuk bergabung bersama mereka di panggung dan menyetel lagu Katy Perry yang berjudul 'Firework'. Mendengar lagu 'Firework' di acara IFL, mereka seolah-olah mengajak para pemuda melakukan apa yang mereka bisa untuk Indonesia dan tunjukkan pada semua bahwa pemuda itu lebih mampu daripada yang mereka pikirkan. Saya punya pendapat sendiri saat mendengar lagu 'Firework' di IFL. Firework dalam bahasa Indonesia adalah kembang api, dan kembang api itu adalah para pemuda Indonesia. Semangat pemuda mampu memberikan warna yang indah  dan bersinar dalam gelap sebagaimana layaknya cahaya kembang api menghiasi langit malam. Selamat ulang tahun Indonesian Future Leaders! Written in Good News From Indonesia by Cindy Frishanti  

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG CINDY FRISHANTI

Kawan GNFI ... Lihat Profil Lengkap

Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara