Lupa Sandi?
/ Front

Festival Kopi Aceh Untuk Dunia

mrusydan
mrusydan
0 Komentar
Festival Kopi Aceh Untuk Dunia
                  Indonesia yang terkenal memiliki cita rasa kopi terbaik di dunia kini mengadakan festival kopi Aceh melalui festival yang diadakan di Taman Sari, Banda Aceh dari 25-27 November 2011 yang diikuti oleh para pengusaha lokal, lembaga pemerhati kopi lokal, nasional dan internasional dengan tajuk “Kopi Aceh untuk Dunia”. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata kota Banda Aceh, Reza Fahlevi mengatakan festival ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan untuk memeriahkan tahun kunjungan wisata 2011 (Visit Banda Aceh Year 2011) selain sebagai bentuk apresiasi kepada pengusaha kopi, lembaga serta masyarakat umum yang telah berperan memajukan dan menjaga budaya minum kopi, sehingga menjadi sebuah kebudayaan positif. Festival ini juga bertujuan untuk memperkenalkan keragaman kopi Aceh kepada masyarakat dan menumbuhkan kebanggaan dan kecintaan kepada produk lokal. Pengungjung bisa menyaksikan langsung cara mengolah kopi dan menikmati aneka cita rasa dan aroma kopi khas Aceh ditambah dengan hiburan musik akustik dan demo penyajian kopi cita rasa Aceh. Dengan ini juga diharapkan dunia bisa lebih mengenal kopi terbaik yang dimiliki Indonesia sangatlah beragam.   News Source: Kompas Re-written for Good News From Indonesia by M. Q Rusydan  

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG MRUSYDAN

Kawan GNFI ... Lihat Profil Lengkap

ARTIKEL TERKAIT

Welcome, Vietnam Airlines

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

The Blue of the Birds

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

Internationally-connected Medan

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

Konser Keajaiban : Sound From the East

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu

Liverpool to Manado

Akhyari Hananto5 tahun yang lalu
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata