Pulau Terkecil di Dunia

Pulau Terkecil di Dunia

Pulau Terkecil di Dunia

by Akhyari Hananto Gong Xi Fat Cai. Masa liburan imlek seperti ini, saya langsung teringat kota Singkawang di Kalimantan Barat, yang sangat kental budaya Tionghoanya. Kota ini sangat unik, kota yang merupakan percampuran budaya Melayu, Dayak, dan China. Inilah kota yang mencerminkan semangat 3 etnis dengan segala keunikan dan keadiluhungannya. Nah, ada yang menarik dari Singkawang. Wisatawan yang berkunjung ke Singkawang bisa melihat dari dekat Pulau Simping, pulau yang diklaim sebagai pulau terkecil, tak hanya di Indonesia, tetapi di dunia. Pulau ini berada di kawasan Sinka Island Park. Papan petunjuk yang menerangkan mengenai Pulau Simping sebagai pulau terkecil itu ada di gerbang masuk Pulau Simping. Di papan itu tertulis bahawa Pulau Simping adalah pulau terkecil di dunia yang diakui Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Mantan Lurah Sedau, Kecamatan Singkawang Selatan, Singkawang, Bastian Bakri menjelaskan bagaimana proses terjadinya penyebutan Pulau Simping sebagai pulau terkecil. "Awalnya kami, semua lurah dan kepala desa, diminta menginventarisasi pulau yang ada di wilayah kami. Saya memasukkan Pulau Simping yang dulu memang ada penghuninya, tetapi kemudian penghuninya berangsur pindah karena abrasi. Pulau itu lama-lama mengecil dan saya katakan ini mungkin pulau terkecil di Indonesia, bahkan di dunia," kata Bastian. Papan petunjuk itu dibuat oleh pengelola taman wisata alam Sinka Island Park. Direktur Utama Sinka Island Park Anthony Suwandi mengatakan, kawasan itu sebelumnya bukan merupakan tempat wisata. Saat dia berinvestasi dan mendapat cerita dari masyarakat setempat mengenai status Pulau Simping sebagai pulau terkecil, dibuatlah jembatan menuju Pulau Simping disertai penjelasan di papan pengumuman. Menurut Anthony, kawasan itu kini menjadi daya tarik wisatawan yang ke Singkawang. Jika ditelusuri di internet menggunakan mesin pencari Google dengan memasukkan kata kunci "pulau terkecil di dunia", akan keluar hasil pencarian beberapa tulisan yang menyebutkan Pulau Simping sebagai pulau terkecil di dunia. Namun, jika digunakan kata kunci "the smallest island in the world", banyak tulisan akan merujuk pada Bishop Rock yang terletak antara Britania Raya dan Laut Pasifik sebagai pulau terkecil. Di atas pulau itu hanya berdiri satu mercusuar. Yuk...jelajahi negeri sendiri. Referensi: Kompas Travel

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau50%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Mengenal Jawanya Lampung Sebelummnya

Mengenal Jawanya Lampung

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS Selanjutnya

Islamic Center Indonesia akan Dibangun di Kota Dingin di AS

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.