Luar biasa! Dua mahasiswa ITS Surabaya sukses memenangkan kompetisi yang digelar di salah satu kampus paling prestisius di dunia, yakni Harvard University, Amerika Serikat. Tak tanggung-tanggung, mereka merebut gelar "The Best Social Venture Challenge" dalam kompetisi bertajuk Harvard National Model United Nations (HNMUN) 2015. Mereka adalah R. Aditya Brahmana dari jurusan Teknik Informatika dan Yabes David Losong dari jurusan Teknik Mesin. Keduanya berhasil menyisihkan sekitar 3.000 mahasiswa/i dari sekitar 70 negara. Mereka berdua dianugerahi 1 dari 5 penghargaan yang diperebutkan dalam kompetisi bergengsi tersebut. Social Venture Challange (SVC) merupakan gelar juara yang diberikan kepada tim yang memiliki proyek sosial yang memberikan dampak terbesar bagi perekonomian masyarakat. Proyek sosial yang diangkat adalah pemberdayaan petani dan peternak di Desa Mojosari, Kabupaten Mojokerto untuk membuat vermikompos berbahan dasar cacing tanah dan limbah kotoran sapi. "Vermikompos tersebut kemudian dijadikan sebagai pupuk untuk meningkatkan produktivitas jagung saat kemarau," tutur Yabes melalui rilis tertulis yang diterima Tempo, Senin 2 Maret 2015. Proyek itu menarik perhatian dewan juri. Juri dikabarkan sangat terkesan karena berhasil mengubah sesuatu yang jorok bagi khalayak umum menjadi bernilai ekonomi tinggi. Mekanisme kompetisi utama adalah para peserta menjadi representasi dari suatu negara dan dinilai berdasarkan keaktifan diplomasi dengan negara lain dalam memberikan resolusi atas permasalahan dunia. SVC ialah satu dari lima cabang kompetisi. Selain satu tim pemenang, terdapat dua tim ITS lainnya yang turut mengikuti perlombaan ini dalam kategori SVC. Keduanya juga berhasil masuk ke babak final. Selamat ke ITS, selamat kepada Indonesia.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu