Lupa Sandi?
/ MSN

Dari Bandung Mengibarkan Indonesia

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Dari Bandung Mengibarkan Indonesia
Akhyari Hananto Sungguh membanggakan (sekaligus melegakan) ketika anak-anak muda generasi penerus negeri ini terus berprestasi. Kado membanggakan ini datang dari Tim Brainstat dari Telkom University Bandung, yang berhasil menjadi runner-up dalam University Mobile Challenge 2015 di Barcelona. Telkom University raih Runner-up dalam University Mobile Challenge 2015. (dok. Students News Portal) Dalam kompetisi bergengsi ini Telkom University berhasil mengungguli Nanyang Technological University (Singapura), University of California Berkeley (AS), dan mensejajarkan diri dengan Massachusetts Institute of Technology (AS). Brainstat adalah aplikasi terintegrasi untuk memantau driver dengan menangkap gelombang yang ada pada otak pengemudi. Bila ada yang salah pada supir (human error), Brainstat akan memberi peringatan untuk mencegah agar tidak terjadi kecelakaan transportasi di jalan raya. Brainstat juga punya sistem pemetaan digital dengan memakai sistem cloud. Dengan Brainstat, sebenarnya pemerintah akan mempunyai kemampuan lebih untuk memantau kegiatan transportasi dari berbagai wilayah, mulai dari jarak  lalu menjadikannya sebagai referensi memperbaiki sistem transportasi nasional. Terlihat Tim Brainstat Telkom University memajatkan do'a sebelum maju ke podium. (dok. Students News Portal)   Dody Qori dan Masyithah  saat memaparkan Braintat di hadapan juri dan panelis dalam University Mobile Challenge 2015. (dok, Students News Portal) Terima kasih, kami bangga! (Sumber : Telkom University News Portal)
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

Sumenep, Mistis di Ujung Madura

Akhyari Hananto3 tahun yang lalu

Antara Manusia, Silat, dan Sang Harimau

Akhyari Hananto3 tahun yang lalu

Produsen Udang Terbesar Kedua di Dunia

Akhyari Hananto3 tahun yang lalu

Ilmuwan Indonesia dan Katak Misterius dari Sulawesi

Farah Fitriani Faruq3 tahun yang lalu

Berjaya di Amerika

Farah Fitriani Faruq3 tahun yang lalu

Si Kuat yang Akhirnya Merapat

Akhyari Hananto3 tahun yang lalu
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie