Lupa Sandi?
/ MSN

Tanpa optimisme, maka...

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Tanpa optimisme, maka...
Saya selalu ingat cerita ayah saya ketika kecil, cerita yang beliau ulang-ulang dalam berbagai kesempatan, terutama saat saya memijati punggungnya selepas penat bekerja seharian.  Kisah yang beliau ceritakan masih terpendam dalam di benak saya. Ini bukan kisah nyata. Sebut saja Bambang dan Eko, baru lulus dari perguruan tinggi, dan mantap untuk membangun usaha sendiri untuk menunjang penghidupan masa depannya. Keduanya mempunyai bisnis yang sama, yakni berjualan baju. Pada suatu kesempatan, keduanya pergi ke sebuah pulau antah berantah untuk melakukan survei pasar. Di pulau tersebut, mereka menemukan bahwa semua orang tidak pakai baju. Tak ada satupun yang terlihat tertarik dengan 'baju'. Sepulang dari pulau tersebut, Bambang dan Eko menulis di jurnal hariannya. Bambang menulis: “Sungguh perjalanan yang sia-sia. Membuang waktu dan uang. Semua orang tidak suka pakai baju. Saya coba tawarkan satu baju gratis kepada seorang anak remaja, dicoba, dan langsung dibuang. Benar-benar pasar yang tidak potensial” Di lain pihak, Eko menulis: “Luar biasa. Semua orang belum punya baju. Puluhan ribu orang. Pasar yang sangat potensial. Mereka memang belum punya keinginan memakai baju, tapi dalam 2-3 tahun, budaya mereka akan ku ubah. Tidak mudah, tapi bukan hal yang mustahil”. Matur nuwun, Bapakku di Jogja.** **Semoga cepat diberi kesembuhan
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

Sumenep, Mistis di Ujung Madura

Akhyari Hananto3 tahun yang lalu

Antara Manusia, Silat, dan Sang Harimau

Akhyari Hananto3 tahun yang lalu

Produsen Udang Terbesar Kedua di Dunia

Akhyari Hananto3 tahun yang lalu

Ilmuwan Indonesia dan Katak Misterius dari Sulawesi

Farah Fitriani Faruq3 tahun yang lalu

Berjaya di Amerika

Farah Fitriani Faruq3 tahun yang lalu

Si Kuat yang Akhirnya Merapat

Akhyari Hananto3 tahun yang lalu
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara