Lupa Sandi?
/ Tren

Mulailah Dengan Optimisme

Farah Fitriani Faruq
Farah Fitriani Faruq
0 Komentar
Mulailah Dengan Optimisme
Memang susah untuk tetap optimis akan Indonesia, karena setiap hari ada saja berita yang bikin kita rasanya malu jadi warga negara Indonesia. "Indonesia itu banyak koruptor!" "duh lihat nih, orang - orang di jalan raya tidak teratur, khas Indonesia banget!" "haduh, ngeri nih sama begal. pengen pindah ke negara lain aja!" "ya ampun, kecopetan? emang ya dasar di Indonesia banyak tukang copetnya..." "tiap musim hujan pasti aja banjir. Indonesia gitu loh!!!" dan sebagainya... dan selanjutnya... dan seterusnya... Tanpa kita sadari, kita selalu dan selalu punya alasan untuk tidak menyukai negara kita. saya pun dulu termasuk salah satu golongan orang yang seperti itu. yang tidak pernah merasa bangga akan tanah air tercinta. sampai saya bertemu dengan GNFI. Pertemuan saya dengan GNFI terjadi lewat Twitter, di suatu hari bulan September tahun 2010. alkisah saya yang waktu itu lagi iseng mengecek timeline tidak sengaja membaca retweetan seorang teman yang meritwit tweet akun @GNFI, yang saat itu followernya masih dibawah 50rb. saya ingat, berita yang pertama kali menarik perhatian saya adalah berita mengenai seorang Indonesia yang prestasinya luar biasa di dunia. Saya lupa detailnya, yang jelas saat itu saya merasa bangga sekali bahwa ternyata ada orang Indonesia yang bisa sedemikian suksesnya di luar negeri, yang saya tidak akan pernah tahu kalau tidak membaca tweet itu. satu tweet dari @GNFI sangat membuat saya tertarik hingga akhirnya saya membaca timeline mereka dan berkunjung ke website mereka. huah! ternyata menarik ya, pikir saya. membaca @GNFI itu seperti membuka diri kita terhadap fun facts soal Indonesia yang kita tidak pernah tahu sebelumnya. karena sejak dulu suka iseng menulis akhirnya saya tertarik ingin menyumbang tulisan menarik soal Indonesia di GNFI. saya kemudian mencoba melamar jadi kontributor sukarela, tapi karena tidak tahu mesti email CV kemana, akhirnya saya mention ke twitter mereka. eh, dibalas. disitulah mulai perkenalan saya dengan tim @GNFI yang dikomandai oleh pendirinya, Pak Akhyari Hananto. Singkat cerita, saya yang telah resmi menjadi kontributor kemudian mulai aktif mencari berita baik soal Indonesia dan memasukkannya ke web portal GNFI. awalnya saya pikir akan susah mencari berita baik soal Indonesia. tahu sendiri kan, tiap hari berita yang ada pasti yang bikin hati panas semua. apalagi web GNFI waktu itu beritanya menggunakan bahasa Inggris. makin susah dong. tapi setelah saya jalani ternyata banyak sekali lho berita baik soal Indonesia setiap harinya. hanya saja, berita - berita baik tersebut tidak pernah menjadi headline, selalu dikalahkan oleh berita politik atau gosip selebriti. Menjadi kontributor GNFI membuat saya menjadi semakin sadar bahwa ada banyak sekali hal menarik soal Indonesia yang dapat saya banggakan. sikap positif ini semakin meluap saat saya sempat sekolah di Jepang karena beasiswa tahun 2012-2013 lalu. di Jepang, saya menemukan bahwa ternyata Indonesia memang banyak memiliki hal positif dan terkenal dalam berbagai aspek. beberapa contohnya; 1. Sabun Lux dan Beng beng dijual bebas di jaringan supermarket ritel Jepang, Daiso. 2. Minat orang Jepang yang sangat tinggi saat Tokyo International Film Festival memutarkan film - film Indonesia dalam segmen khusus 'Indonesian Express' (liputan khusus dapat dicek disini). 3. Restoran Surabaya dan Restoran Cabe, kedua restoran Indonesia punya orang Jepang yang selalu ramai dikunjungi masyarakat lokal, IMG_75042 4. Orang asing asal Afrika Selatan yang suka banget beli sambal terasi ABC di Toko barang - barang Indonesia di Okubo, Tokyo, 5. adanya Merek teh lokal yang disebut 'JAVA TEA' yang dijual bebas di pasaran di Jepang, 4959127104114 6. Orang Jepang di Osaka yang nolong saya saat tersesat kemudian dengan semangat meneriakkan 'Soekarno!! Soekarno!!!" saat saya bilang saya berasal dari Indonesia, 7. ibu ibu Jepang yang menawari saya permen kopiko di stasiun Ikebukuro (baca kisahnya disini), dan sebagainya, dan seterusnya, dan selanjutnya.... yang kalau dilanjutkan akan menjadi postingan yang sangat panjang. Pada intinya, saya semakin yakin kalau memang banyak sekali hal yang sangat membanggakan dari Indonesia. Karena itu saya semakin senang membaca berita baik soal Indonesia. dengan membaca berita baik, bukan berarti kita menjadi tidak peduli terhadap keadaan negara kita. tetapi, kita bisa menjadi lebih paham bahwa negara kita tidak melulu hal yang jelek jelek saja, masih banyak yang dapat dibanggakan dan diceritakan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang luar biasa. Dengan menjadi positif, kita dapat menghentikan kebiasaan mengeluh tentang negara kita dan mulai mencari solusi. karena toh generasi kitalah nanti yang suatu saat akan menjadi pemimpin negara ini di masa depan. untuk itu kita harus senantiasa berpikir positif agar kita selalu ingin berbuat yang terbaik bagi nusa, bangsa dan negara. tak perlu dari hal yang sulit. seperti kata salah satu ustad, mulailah dari hal yang kecil, mulailah dari diri sendiri dan mulai dari saat ini. jadi, apakah anda juga punya berita baik soal Indonesia? silakan email ke gnfi(at)goodnews(dot)id atau redaksi(at)goodnews(dot)id. gambar dari rakuten, blogspot, okwave. penulis adalah kontributor GNFI sejak tahun 2010
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG FARAH FITRIANI FARUQ

life is too short to be negative. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata