Lupa Sandi?

Kuliner Era Kerajaan Majapahit

Rucitra Deasy
Rucitra Deasy
0 Komentar
Kuliner Era Kerajaan Majapahit

Membahas mengenai sejarah kekuasaan Kerajaan Majapahit tentu sudah sering kita dengar. Bagaimana Majapahit begitu luas menguasai beberapa daerah. Tak hanya daerah sekitar, namun Majapahit mampu menguasai daerah Semenanjung Malaya dan menjadi salah satu negara terbesar dalam sejarah Indonesia.

Tapi kali ini saya tidak akan membahas panjang lebar mengenai sejarah kebesaran Kerajaan Majapahit yang kesohor itu. Bergeser pada hal sederhana yang seringkali terlupakan, tidak kah kalian ingin tahu akan apa penganan raja-raja zaman dahulu? Berdasarkan penulusuran seorang chef yang seringkali dijuluki The Singing Chef yaitu Chef Hugo, kuliner Majapahit sangatlah menarik. Ia menelusuri prasasti-prasasti, beberapa karya sastra, kitab, dan kidung untuk mendapatkan berbagai macam penganan-penganan Kerajaan Majapahit. Tak hanya itu, penelusuran juga dilakukan melalui masakan raja-raja Bali, raja-raja Sumenep, berita Cina, dan penelusuran kuliner di daerah Tuban, Gresik, India, dan Lombok. Makanan dari Kerajaan Majapahit tak berbeda jauh dengan seperti yang ditemukan pada saat ini. Namun beberapa bahan makanan sudah sulit ditemukan.
Boli-Boli ala Majapahit Kingdom made by Chef Hugo. (4 kinds of rice mix it make it as a rice ball. Cover it with bumbu rendang. Eat with fried chicken and a duck soup). The Chef said it’s Indonesian #fastfood #kingsofMajapahitfood #instanusantara #IndonesianFood #latepost Sumber: Rucitra Deasy Boli-Boli ala Majapahit Kingdom made by Chef Hugo. (4 kinds of rice mix it make it as a rice ball. Cover it with bumbu rendang. Eat with fried chicken and a duck soup). The Chef said it’s Indonesian #fastfood #kingsofMajapahitfood #instanusantara #IndonesianFood #latepost
Sumber: Rucitra Deasy

Raja-raja Majapahit disuguhkan dengan berbagai makanan mewah diantaranya daging-dagingan. Keluarga Kerajaan Majapahit memakan daging-daging seperti lembu, kerbau, kambing, babi, kijang, angsa, bebek, dan ayam. Tak hanya daging yang layak kita makan saat ini. Raja-raja pada saat itu juga memakan daging anjing yang dikebiri yang disebut asu tugel, musika yaitu sejenis tikus, dan serigala. Ikan-ikan juga tak luput jadi penganan para keluarga kerajaan. Ikan air tawar seperti gurame, gabus, wagalan, tawas, dan wader menjadi konsumsi pada saat. Begitu juga dengan berbagai macam ikan laut termasuk kura-kura. Selain lauk, makanan pokok juga menjadi konsumsi para keluarga kerajaan. Beras, jagung, uwi, talas, jelai, gadung, jawawut, dan berbagai umbi-umbian lainnya menjadi makanan utama menemani hidangan sampingan. Tak hanya daging dan ikan, sayur juga menjadi makanan pendamping makanan utama. Sayur terong, labu, baligo, kacang tanah, dan biji-bijian lain yang disebut atamipihan juga dikonsumsi para keluarga kerajaan. Keluarga kerajaan pun tak luput dari kudapan atau cemilan seperti yang saat ini sering kita konsumsi saat senggang. Wajik, tape, dwadal atau dodol, lepet, kipin atau kripik, dan mandaga yaitu sejenis ombus-ombus penganan dari beras berbentuk kerucut dengan kelapa dan gula merah menjadi makanan santai para raja. Dilihat dari penganan diatas para keluarga Kerajaan Majapahit memiliki penganan yang seimbang dan lengkap dalam kehidupan sehari-harinya. Makanan ini pun hingga kini diwariskan dan menjadi makanan khas tradisional Indonesia. Seperti dodol dan wajik misalnya. Jika Anda memakannya, maka Anda sedang menikmati hidangan yang sama seperti yang para raja makan.

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi50%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG RUCITRA DEASY

Kawan GNFI ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie