Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Empat Pendaki asal Indonesia Jadi Tim Medis di Nepal

Farah Fitriani Faruq
Farah Fitriani Faruq
0 Komentar
Empat Pendaki asal Indonesia Jadi Tim Medis di Nepal
Empat Pendaki asal Indonesia Jadi Tim Medis di Nepal
Selamat dari gempa besar Nepal, empat anggota Mapadoks Unissula Semarang kini justru diperbantukan sebagai relawan tim medis. Mereka selamat ketika di tengah perjalanan menuju puncak Everest. Kabar tersebut diterima melalui group aplikasi WhatsApp Mapadoks yang disampaikan oleh dokter spesialis penyakit dalam yang berada di Nepal yang juga alumni Unissula, dr Gunadi. Dalam kabar itu dia menyebutkan keempatnya tidak terluka dan memberi bantuan tenaga medis. "Kabar dari dr Gunadi jam 08.30 WIB tadi. Mengabarkan keadaan mereka baik dan membantu medis. Keempatnya itu senior, sudah dokter," kata senior Mapadoks, dr Nauval Marta Kusuma di Semarang, Senin (27/4/2015). Informasi dari dr Gunadi tersebut menjadi kabar terbaru karena sejak hari Sabtu (25/4) lalu mereka tidak bisa dihubungi. Meski demikian mereka sempat berkomunikasi lewat WhatsApp dengan mengirim foto dan video. "Posisi terakhir di Loboche, setelah itu tidak bisa komunikasi," tandas Nauval. Para pendaki itu adalah dr Ahmad Novel, dr Eko Prasetyo, dr Meinardi, dan dr Prabudi, Sp. B. Selain itu ada juga satu wanita yang ikut mendaki dari Wanadri Bandung, Cecilia Vita. Mereka berencana memasang bendera Indonesia dan Mapadoks di puncak Everest. disadur dari DETIK

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG FARAH FITRIANI FARUQ

life is too short to be negative. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara