Perhelatan ajang trail marathon berstandar internasional, Gede Pangrango Marathon (GPM) 2015 sukses digelar. Sekitar 580 pelari dari dalam dan luar negeri ikut menjajal olahraga ekstrem tersebut. Ajang lomba lari yang digelar pada Sabtu (2/5/2015) dengan titik start di Kebon Raya Cibodas ini berlangsung di medan yang sulit. Pasalnya, peserta harus melewati puncak Gunung Gede yang berada di ketinggian 2.958 mdpl untuk melakukan check point di Suryakencana. Direktur lomba GPM, Lexi Rohi menjelaskan, lomba lari dibagi dalam tiga kategori, yakni 42 km (full marathon), 21 km (half marathon), dan 15 km. Rute lomba tersebut akan melintasi wilayah dari Cibodas, Kandang Badak, Suryakencana, Selabintana, Suryakencana, Mandalawangi, sebelum kembali ke Cibodas. "Ajang lomba ini ingin memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendapatkan pengalaman lari seraya menikmati keindahan alam. Kami juga ingin memperkenalkan potensi wisata dan budaya. Apalagi Gunung Gede Pangrango merupakan salah satu tempat favorit bagi para pendaki," ujar Lexi, kepada KompasTravel di lokasi. Pelari full marathon, lanjut Lexi, harus menyelesaikan lomba dalam batas waktu 16 jam. Sementara peserta half marathon diberi batas waktu 7 jam dan pelari 15 km harus menyelesaikan lomba dengan cut-off time 4,5 jam. Peserta full marathon yang masuk finish nantinya akan mendapatkan poin kualifikasi Ultra-Trail du Mont-Blanc (UMTB), sebuah ajang prestisius ultra marathon di Pegunungan Alpen, dengan jalur lari melintasi Perancis, Italia, dan Swiss. "Dari lomba ini diharapkan juga akan terjaring bibit-bibit pelari trail potensial Indonesia agar dapat berprestasi di kancah event lari trail dunia," katanya. disadur dari KOMPAS

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu