Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Khabar Indonesia di Negeri Tetangga

Farah Fitriani Faruq
Farah Fitriani Faruq
0 Komentar
Khabar Indonesia di Negeri Tetangga
Khabar Indonesia di Negeri Tetangga
Lembaga Kantor Berita Nasional ANTARA dan Harian Kosmo, koran di Malaysia, menerbitkan halaman khusus berita dari Indonesia yang diharapkan dapat mengobati kerinduan masyarakat Indonesia di negara jiran sekaligus memperkuat hubungan dua negara melalui media. Halaman khusus dengan nama rubrik "Khabar Indonesia" adalah berita dari Kantor Berita ANTARA yang disiarkan koran Kosmo sebanyak dua halaman setiap minggunya. Peluncuran halaman "Khabar Indonesia" itu diresmikan Penasehat Sosio Budaya Pemerintah Malaysia, Tan Sri Rais Yatim di gedung Utusan Melayu di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis. Pemimpin Redaksi Kosmo, Baharom menyampaikan bahwa halaman khusus sebanyak dua halaman itu diharapkan dapat mengobati kerinduan warga Indonesia akan informasi dari Tanah Air. Halaman khusus yang diterbitkan setiap Jumat itu akan memuat sejumlah berita menarik dari Indonesia termasuk isu-isu terkini dan menarik yang sedang berkembang disana. "Bahan-bahan yang akan disiarkan dalam halaman khas Kosmo! ini merupakan himpunan tulisan wartawan ANTARA dari pelbagai wilayah di Indonesia dengan fokus pada bidang pariwisata, budaya dan isu-isu yang menarik yang dapat dinikmati pembaca. Disebutkannya, biarpun ruangan ini secara simboliknya hanya memaparkan dua halaman saja, namun ini membawa makna yang lebih besar dalam hubungan Malaysia dan Indonesia dengan konteks dan perspektif yang berbeda. Baharom menambah, kerja sama dengan LKBN ANTARA juga meliputi pertukaran berita dan gambar, penyediaan ruang untuk penyiaran berita, pelatihan jurnalistik, pertukaran informasi serta jalinan kerjasama komersial. Peluncuran tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar RI untuk Malaysia, Herman Prayitno dan jajarannya, Direktur Utama LKBN ANTARA, Saiful Hadi, anggota Dewan Pengawas ANTARA Ahmad Mabruri dan Kepala Divisi Pemberitaan Foto ANTARA Hermanus Prihatna. Selain itu, peluncuran ini juga disaksikan Pemred Kosmo, Baharom Mahusin serta para petinggi Utusan Melayu yakni Datuk Mohd. Noordin Abbas, Datuk Aziz Ishak dan Datuk Othman Mohamad. Sedangkan perwakilan organisasi masyarakat Indonesia di Malaysia juga tampak hadir seperti Pasomaja, IKMP, NU, Muslimat NU, KNPI, PPI, IKMA, ITA, BNI serta sejumlah perkumpulan dibawah naungan Yayasan Ikatan Rakyat Malaysia Indonesia (YIRMI). Merapatkan Hubungan Sementara itu, Dirut Perum LKBN ANTARA, Saiful Hadi menjelaskan bahwa rancangan ini sudah lama digagas sehingga dirinya sangat menyambut baik peluncuran halaman khusus berita Indonesia sebagai sarana penyebarluasan informasi yang diharapkan semakin merapatkan hubungan dua negara serumpun ini. "Saya sangat menyambut baik terealisasinya kerja sama ini yang sebenarnya sudah digagas sejak tiga tahun lalu ketika pertemuan para editor dua negara di Lombok," ungkapnya. Dengan adanya kerja sama dengan pihak Kosmo tersebut, lanjut Saiful, diharapkan semakin banyak akses yang bisa dimanfaatkan dalam penyebarluasan pemberitaan kedua negara. Bahkan, lanjut dia, Kosmo bisa memanfaatkan akses ANTARA di daerah setiap harinya. Sebaliknya juga demikian, ANTARA juga bisa memperoleh informasi dan berita yang ada di Kosmo. Duta Besar Indonesia ke Malaysia, Herman Prayitno memuji langkah yang diambil ANTARA dan Kosmo dalam usaha merapatkan hubungan komunikasi dan diplomatik di antara kedua negara. Menurut dia, hubungan diplomatik tidak sekadar cukup dengan seorang peranan pihak Kedutaan, sebaliknya juga memerlukan peranan daripada pihak kedua yaitu media massa. "Jadi, saya memuji langkah ANTARA dan Kosmo! ini dalam usaha merapatkan lagi hubungan diplomatik antara Malaysia dan Indonesia sekaligus mengurangkan konflik dengan semakin lancarnya arus informasi dan komunikasi yang tepat," ucapnya. disadur dari ANTARA

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG FARAH FITRIANI FARUQ

life is too short to be negative. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie