Wakil Presiden M Jusuf Kalla bertemu dengan perwakilan masyarakat Inggris di kediaman Duta Besar Inggris di East Finchley, London pada hari Kamis (14/15). Wapres Kalla bersama Ibu Mufidah Jusuf Kalla terlihat ramah dan santai dalam menyambut masyarakat di tengah padatnya jadwal selama kunjungan di London. Sore itu, Wapres Kalla baru saja mengadakan pertemuan dengan Pangeran Andrew Duke of York di Istana Buckingham dan esoknya dijadwalkan menghadiri Paviliun Indonesia di Festival Asia dan Konferensi Federasi Perdagangan Cokelat.
Temu Masyarakat bersama Wapres Jusuf Kalla (photo credit: Dorothy Ferary) Temu Masyarakat bersama Wapres Jusuf Kalla (photo credit: Dorothy Ferary)

Wapres Kalla menyapa dan memberikan arahan kepada masyarakat Indonesia yang hadir. Beliau menyampaikan bahwa kunjungannya ke London adalah untuk menegosiasikan investasi dan pemasaran komoditas Indonesia, salah satunya coklat dan hasil olahannya. Pemerintah mendukung perkebunan coklat karena hampir 100% perkebunannya dikelola oleh petani kecil di Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Sumatera Barat.  Tak heran jika para kepala daerah dari provinsi tersebut hadir bersama delegasi Indonesia untuk Konferensi Federasi Perdagangan Cokelat. Selain itu, Wapres Kalla menjelaskan bahwa pembangunan di sektor industri sedang ditingkatkan dan didukung dengan pembangunan infrastruktur, teknologi, serta pendidikan. “Indonesia butuh apa? Sumber daya manusia yang baik. Orang boleh berusaha dari berbagai sisi, tapi di setiap sisi itu harus serius, apapun bidangnya.”
Wakil Presiden Jusuf Kalla di London Wakil Presiden Jusuf Kalla di London (photo credit: Dorothy Ferary)

Tak lupa Wapres Kalla menyelipkan candanya yang khas. Beliau mengatakan, “Banyak jalan untuk sukses. Saat pertama kali menjadi Wakil Presiden bersama Pak SBY, saya tanpa partai. Saat saya berpolitik, saya justru kalah. Ini kali partai sudah tidak ada lagi, ternyata saya justru menang lagi.” Candanya langsung disambut dengan tawa dan tepuk tangan meriah dari tamu yang hadir. Kemudian Wapres Kalla membuka dialog dengan tamu undangan. Pertanyaan diajukan mulai dari rencana reshuffle, pengembangan industri manufaktur, sampai reformasi birokrasi untuk kemudahan investasi. Acara dilanjutkan dengan santap malam khas Indonesia dan foto bersama masyarakat dan keluarga Kedutaan Besar Republik Indonesia London.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu