Lupa Sandi?
/ Tren

Kisah Kuliner Indonesia yang penuh rasa

Farah Fitriani Faruq
Farah Fitriani Faruq
0 Komentar
Kisah Kuliner Indonesia yang penuh rasa
Beragamnya jenis kuliner Indonesia yang berasal dari berbagai racikan bumbu ternyata memiliki sejarah yang cukup panjang. Selama berabad-abad, masakan Indonesia mengalami berbagai pengaruh luar, antara lain pengaruh Belanda, pengaruh Portugis, India, Cina dan Timur Tengah. Pengaruh Belanda dan Portugal akibat faktor perdagangan rempah-rempah. Pengaruh India dan Timur Tengah karena faktor transfer agama seperti Hindu dan Islam. Pengaruh Cina disebabkan oleh migrasi sejumlah besar suku Cina daratan masuk ke kepulauan Indonesia. Masakan Indonesia merupakan pencerminan beragam budaya dan tradisi berasal dari kepulauan Nusantara dan memegang tempat penting dalam budaya nasional Indonesia. Secara umum dan hampir seluruh masakan Indonesia kaya dengan bumbu berasal dari rempah-rempah seperti kemiri, cabai, temu kunci, lengkuas, jahe, kencur, kunyit, kelapa dan gula aren dengan diikuti penggunaan teknik-teknik memasak menurut bahan dan tradisi-adat yang terdapat pula pengaruh melalui perdagangan yang berasal seperti dari India, Tiongkok, Timur Tengah, dan Eropa. Akibat pengaruh luar itu, terjadi modifikasi terhadap karakter gaya memasak penduduk Indonesia yang perbedaannya bervariasi menurut pulau dan bahkan perbedaan di masing-masing pulau. Ini akibat terbawanya banyak bumbu, bahan makanan dan teknik memasak dari bangsa Melayu sendiri, India, Timur tengah, Tionghoa, dan Eropa. Semua bercampur dengan ciri khas makanan Indonesia tradisional, menghasilkan banyak keanekaragaman yang tidak ditemukan di daerah lain. Masakan Sumatera banyak dipengaruhi oleh negara Timur Tengah dan India, seperti penggunaan bumbu kari pada hidangan daging dan sayurannya. Masakan Sumatera selalu lekat akan bumbu santan yang pekat serta pedas. Cara menyantap makanan Sumatera pun sama dengan cara masyarakat timur tengah dan India, yaitu mencampur nasi dan kuah kari kemudian menyantap langsung dengan tangan. sementara itu, Unsur budaya masakan China dapat ditemukan pada beberapa masakan Indonesia di semua penjuru nusantara. Masakan seperti bakmi, bakso, dan lumpia telah terserap dalam seni masakan Indonesia. Bakmi adalah masakan asli yang berasal dari negeri tirai bambu ini. Serta teknik makan menggunakan sumpit untuk makan lazim ditemui di restoran yang menyajikan masakan China yang telah teradaptasi kedalam masakan Indonesia. Kuliner favorit seperti bakmie atau mie ayam dengan pangsit,mie goreng, dan kwetiau goreng (mi pipih goreng) banyak kita temui di jajanan pinggiran. Jauh ke timur, kuliner di Indonesia Timur banyak mendapat pengaruh dari negara Spanyol. Seperti makanan pokok di Indonesia bagian timur, yaitu sagu, kentang, ubi ataupun jagung. Tanaman pertama kali dibawa ke pulau-pulau di daerah Indonesia Timur oleh pedagang Spanyol abad ke-16. Masakan yang sangat pedas sehingga terasa panas, dan pedasnya berasal dari cabai serta ditumpuk dengan banyak irisan cabai merupakan teknik memasak Spanyol yang diadaptasi. Rempah-rempah yang digunakan dalam memasakpun hampir sama seperti masakan Spanyol. Semua pengaruh asing tersebut bercampur dengan tradisi memasak serta rempah-rempah asli Indonesia dan karakter bangsa yang sukses menghasilkan kuliner autentik khas Indonesia. jadi, makanan apa yang anda suka? sumber: GastroIna, DeliciousINA

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG FARAH FITRIANI FARUQ

life is too short to be negative. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas