Kongres Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat

Kongres Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat
info gambar utama
Generasi muda Indonesia berkumpul dan bertukar pikiran dalam Kongres Persatuan Mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (PERMIAS) Nasional 2015 di New York City pada tanggal 23 Mei 2015. Mereka bergabung untuk bertukar pikiran mengenai tantangan dan peluang, baik dalam kehidupan akademik maupun karir. Dengan mengusung tema "Tantangan dan Peluang bagi Generasi Muda", acara dipersembahkan dalam dua seminar dan satu diskusi panel dengan tokoh-tokoh Indonesia di AS.  Sri Mulyani Indrawati, Chief Operating Officer dan Managing Director World Bank yang juga adalah mantan Menteri Keuangan Republik Indonesia, berbagi pengalamannya menjadi seorang pionir, yaitu orang Indonesia pertama yang menduduki jabatannya sekarang. Sri Mulyani juga berbagi tips bagi generasi muda Indonesia untuk meraih kesuksesan, seperti pentingnya berpegang teguh kepada nilai-nilai yang dimiliki dan untuk bisa kompromi dengan orang yang memiliki pendapat berbeda.
Sri Mulyani Indrawati (kanan) beserta moderator Garry Pawitandra Poluan (kiri) dalam Kongres Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS Sri Mulyani Indrawati (kanan) beserta moderator Garry Pawitandra Poluan (kiri) dalam Kongres Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS

Permias juga mengundang Ibu Priscillia Sundah Suntoso, Esq., seorang praktisioner hukum di New York. Ibu Priscillia berbagi informasi mengenai regulasi keimigrasian untuk mahasiswa Indonesia yang berencana berkarya bagi Indonesia secara internasional. Acara Kongres PERMIAS Nasional 2015 juga mempersembahkan diskusi panel dari pemuda-pemuda Indonesia yang berprestasi di Amerika Serikat, mereka adalah: Adamas Belva Syah Devara, Harvard MPA candidate dan Stanford MBA candidate, Pramoda Dei Sudarmo, Harvard MPA candidate dan Wharton School University of Pennsylvania MBA candidate, Steven Wongsoredjo, Columbia MS candidate, dan Ramadhan Praditya Putra, Associate Information Management Officer di markas Persatuan Bangsa-bangsa (PBB) di New York City. Masing masing panelis berbagi pengalaman mereka dalam studi dan dalam membangun inisiatif untuk memajukan Indonesia. Beberapa topik lain yang sempat dibicarakan termasuk kebutuhan Indonesia saat ini dan perbedaan cara beradaptasi di lingkungan Indonesia dan internasional.
Sesi diskusi panel dengan pemuda Indonesia, dari kiri: Garry Pawitandra Poluan, Steven Wongsoredjo, Adamas Belva Syah Devara, Ramadhan Praditya Putra, dan Pramoda Dei Sudarmo Sesi diskusi panel dengan pemuda Indonesia, dari kiri: Garry Pawitandra Poluan, Steven Wongsoredjo, Adamas Belva Syah Devara, Ramadhan Praditya Putra, dan Pramoda Dei Sudarmo

Kongres PERMIAS ini disiarkan lewat Radio PPI Dunia secara langsung melalui internet. Sepanjang jalannya acara,  Sepanjang jalannya acara, pertanyaan-pertanyaan pendengar dari belahan dunia lain diterima dan dijawab oleh para narasumber Kongres PERMIAS Nasional.  Acara juga dimeriahkan dengan tari Saman oleh grup tari Saung Budaya dan kuliner khas Indonesia Sumber: Garry Poluan, New  York City. Foto:  Florentin Riyanto

Jika Anda tertarik untuk membaca tulisan Indah Gilang Pusparani lainnya, silakan klik tautan ini arsip artikel Indah Gilang Pusparani.

Terima kasih telah membaca sampai di sini