Lupa Sandi?

Indonesia Menjadi Guest of Honour di Frankfurt Book Fair

Hafiz Alifiarga
Hafiz Alifiarga
0 Komentar
Indonesia Menjadi Guest of Honour di Frankfurt Book Fair

Jakarta - Indonesia jadi tamu kehormatan atau Guest of Honour Frankfurt Book Fair di Jerman, sebuah pameran buku terbesar di dunia. Indonesia diharapkan bisa mempresentasikan sastra dan budaya ke mata dunia.

"Indonesia mendapat kehormatan untuk menjadi Guest of Honour di Frankfurt Book Fair," kata Mendikbud Anies Baswedan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (3/6/2015).

Hal ini disampaikan Anies usai menemani Presiden Joko Widodo menerima 17 jurnalis asal Jerman. Jurnalis itu ingin membuat literatur tentang Indonesia dan akan disajikan dalam Frankfurt Book Fair 14-18 Oktober 2015 mendatang.

"Frankfurt Book Fair adalah pameran terbesar di dunia, dan Indonesia mendapat kesempatan menjadi Guest of Honour," katanya.

Anies menyebutkan, kesempatan menjadi Guest of Honour ini hanya ditawarkan sekali. Dengan menjadi tamu kehormatan, maka Indonesia diharapkan bisa mempresentasikan sastra dan budaya ke mata dunia.

"Kesempatan ini hanya ada sekali, tidak ada negara yang dapat kesempatan dua kali di Frankfurt Book Fair. Dan ini kesempatan Indonesia untuk mempresentasikan semua karta sastra dan budaya. Jadi yang dipresentasikan tidak hanya sastra, tapi juga budaya, termasuk performing art, seperti tari, musik, juga arsitektur, sampai patung dan lain-lain. Jadi ini kesempatan Indonesia untuk menunjukkan pada dunia," jelas Anies.

Anies mengatakan, Jerman adalah pintu masuk ke dunia barat bagi sastra. Buku-buku yang telah diterjemahkan ke bahasa Jerman, akan banyak mendapat mendapat perhatian dan disadurkan ke bahasa-bahasa lainnya.

Baca Juga
"Masuk ke bahasa Jerman itu adalah ukuran. Karena itu Indonesia menterjemahkan banyak sekali karya sastra," katanya.
"Jadi mereka (wartawan Jerman) datang ke sini untuk menuliskan secara khusus. Ada 17 wartawan yang datang. Mereka ditemani Ketua Komite Nasional Frankfurt Book Fair Goenawan Mohamad dan dengan Pak Slamet Rahardjo. Jadi tadi Presiden menyambut baik, dan Pak Presiden menjelaskan bahwa event-event seperti ini penting. Beliau cerita pada saat mengelola kegiatan furniture, itu 16 kali datang untuk pameran di Jerman," tambah Anies.

Rencananya, lanjut Anies, Presiden Jokowi akan menghadiri acara pembukaan Frankfurt Book Fair itu. Di mana waktu pelaksanaannya juga berdekatan dengan agenda pertemuan G20 Tahun 2015.

"Ini berdempetan dengan pertemuan G20 dan Unesco. Jadi Pak Presiden akan datang ke pertemuan G20 dan dilanjutkan dengan pembukaan Frankfurt Book Fair. Indonesia dapat space 2.000 meter persegi. Itu sangat besar. Persiapannya sudah dijalankan hampir 2 tahun," jelas Anies.

source : http://news.detik.com/read/2015/06/03/132631/2932077/10/guest-of-honour-di-frankfurt-book-fair-indonesia-jualan-sastra-dan-budaya?nd771104bcj

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG HAFIZ ALIFIARGA

Teacher and trainer wanna be ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

7 Puncak Dunia

Yufi Eko Firmansyah7 bulan yang lalu

Tahukah Anda, Seberapa Luas Indonesia ?

Yufi Eko Firmansyah8 bulan yang lalu

Menjadi Penguasa Telekomunikasi Asia Tenggara

Asrari Puadisatu tahun yang lalu

Internet Gahar, 1 GB Per Detik

Asrari Puadisatu tahun yang lalu
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie