Lupa Sandi?

7 Tradisi Unik Menyambut Bulan Puasa di Indonesia

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
7 Tradisi Unik Menyambut Bulan Puasa di Indonesia
Tak terasa bulan suci Ramadhan akan segera datang. Setiap tahunnya, umat Islam memiliki banyak cara unik menyambut bulan suci penuh berkah ini. Termasuk di Indonesia sendiri yang kebanyakan penduduknya beragama Islam. Di banyak daerah di Tanah Air, penduduknya memiliki aneka tradisi unik untuk menyambut bulan Ramadhan. Berikut ini beberapa tradisi unik dalam rangka menyambut bulan Ramadhan di Indonesia.     1. Nyadran Nyadrah yang disebut juga ziarah kubur merupakan tradisi menyambut Ramadhan yang biasa dilakukan masyarakat Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur dan Daerah Istimewa Yogyakarta. Setiap orang akan berkunjung ke makam keluarga untuk berziarah sambil mendoakan mereka yang sudah meninggal. Tradisi ini diwariskan sejak zaman Wali Songo sebagai bentuk akulturasi Islam dengan budaya Jawa yang masih terpengaruh animisme kala itu. Tradisi ini tak hanya dalam bentuk ziarah, tapi juga dilakukan di masjid atau mushala.
(foto: panduanwisata.id)
2. Nyorog Masyarakat Betawi di Jakarta memiliki tradisi nyorog dalam menyambut bulan Ramadhan. Setiap orang yang hendak melakukan tradisi ini akan mengantarkan bingkisan untuk orang-orang terdekat. Isi bingkisan itu sendiri berupa makanan yang sudah jadi maupun yang masih mentah. Tradisi ini dilakukan dalam rangka mempererat tali silaturahmi antar anggota keluarga, kerabat atau tetangga dekat. 3. Munggahan
(foto: blogspot.com)
Dalam rangka menyambut Ramadhan, semua orang berkumpul bersama keluarga dan kerabat untuk saling bermaaf-maafan sambil menikmati sajian khas Ramadhan. Tradisi ini biasanya dilakukan oleh masyarakat Jawa Barat, terutama suku Sunda. 4. Jalur Pacu
(foto: blogspot.com)
Di Riau, terutama di Kabupaten Kuantan Singingi, masyarakatnya memiliki tradisi unik untuk menyambut Ramadhan. Mereka mengadakan lomba mendayung yang dikenal dengan sebagai "Jalur Pacu". Lombanya cukup sederhana, satu kelompok terdiri dari banyak peserta dan setiap kelompok menggunakan satu perahu. Setiap tim harus bekerja sama mendayung perahu agar bisa sampai ke garis finish lebih dulu. Biasanya, lomba ini diselenggarakan di beberapa sungai di Riau. 5. Apeman
(foto: sosromenduran.com)
Masyarakat di Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta juga memiliki tradisi unik untuk menyambut bulan suci Ramadhan. Tradisi yang dikenal dengan nama apeman atau ruawahan itu dilakukan dengan memasak kue tradisional bernama apem. Kue yang terbuat dari tepung beras ini menyimbolkan permohonan maat atas dosan yang pernah dilakukan. 6. Meugang
(foto: blogspot.com)
Meugang merupakan saat di mana hewan ternak disembelih. Biasanya kegiatan menyembelih hewan ini dilaksanakan dua hari menjelang Ramadhan yang dilakukan masyarakat Aceh. Setelah hewan disembelih, beberapa daging akan dibagikan sementara sebagian lagi disantap ramai-ramai bersama keluarga. 7. Balimau
(foto: zainbie.com)
Balimau atau dalam bahasa Indonesia berarti berlimau, merupakan tradisi unik yang biasa digelar orang Minang menjelang Ramadhan. Masyarakat Minang biasanya menggunakan limau untuk mencuci rambut yang bermakna menyucikan diri menyambut Ramadhan Viva.co.id

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli50%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau50%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

7 Puncak Dunia

Yufi Eko Firmansyah7 bulan yang lalu

Tahukah Anda, Seberapa Luas Indonesia ?

Yufi Eko Firmansyah8 bulan yang lalu

Menjadi Penguasa Telekomunikasi Asia Tenggara

Asrari Puadisatu tahun yang lalu

Internet Gahar, 1 GB Per Detik

Asrari Puadisatu tahun yang lalu
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas