Indonesia diberikan kehormatan untuk menyambut para atlet disabilitas se-asia tahun 2018 mendatang di ajang Asian Para Games sebagai tuan rumah. Ajang ini akan menjadi perhelatan Para Games se-Asia yang ketiga, setelah sebelumnya telah di adakan di China (2010) dan Korea (2014).
Paragames 2014 Incheon Korea Selatan. photo courtesy: Asianparalympic.org

Presiden APC, yang juga telah bertemu Gubernur DKI Basuki Tjahaya Purnama (Ahok) dengan didampingi Asdep Olahraga Layanan Khusus Kemenpora Bayu Rahadian dan Deputi Bidang Pariwisata Pemprov DKI Silviana Murni di Kantor Balai Kota Jakarta menyatakan "Nanti akan menggunakan tempat dan fasilitas yang sama dengan Asian Games 2018, dan diperkirakan akan hadir perwakilan 42 negara serta tujuh ribu atlet peserta dalam 10 hari pelaksanaan," seperti dilansir tim media Kemenpora di Jakarta, Jumat. Kedatangan Majid ke Jakarta merupakan tindak lanjut dari Letter of Acceptance yang diterima Indonesia dari APC setahun sebelumnya yang kala itu Kemenpora masih dikepalai Menteri Roy Suryo. "Nantinya akan ada 15 cabang olahraga yang akan dilaksanakan, yaitu atletik, renang, angkat beban, tenis meja, tenis kursi roda, bulu tangkis, bowling, boccia, panahan, sepak bola 7-a-side, goalball, voli duduk, basket kursi roda, menembak, dan judo." tambah Majid. Majid menyambut gembira kesiapan Pemprov DKI. "Saya yakin Jakarta ini akan menjadi kota yang sangat maju ke depan. Anda punya orang-orang yang hebat di kota ini. Dan saya sering mendengar kepemimpinan dan kebijakan anda yang cukup excellent dari tempat kami di Dubai, Uni Emirat Arab," katanya. Ini adalah pertaman kalinya Indonesia menghelat ajang olahraga untuk atlet disabilitas di tingkat Asia. Sebelumnya Indonesia pernah menjadi tuan rumah tingkat Asia Tenggara (ASEAN) Paragames di tahun 2011.  

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu