Pemerintah kota Bekasi  mulai fokus dengan pembangunan Transportasi masal Light Rail Transit (LRT) yang rencanya LRT ini akan di bangun dengan panjang 18.138 kilometer, Wali kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, “kami telah di beritahukan dari pusat, kalau surat keputusan dari presiden sudah turun maka pembangunan LRT di Bekasi Segera di mulai tahun  2015 ini.” Depo LRT rencananya akan ditempatkan di Jalan Joyo Martono, Bekasi Timur atau di sekitar tol Bekasi Timur, sebenranya konsep LRT tidak jauh dengan konsep monorel, dan semua perancanaan yang di gunakan monorel juga masih di gunakan
Ilustasi LRT (stvinc.com)

”Tidak ada yang beda kok konsepnya dengan monorel sebelumnya, dan bahkan pemerintah daerah juga tengah mengusulkan tiga shelter untuk LRT,” ujar Rahmat. Shelter itu harus berada di dekat pintu Tol Bekasi Barat, dan pintu Tol Jatibening, dan terakhir shelter sekaligus depo di Jalan Joyo Martono. “Tiga shelter sangat signifikan mengurangi kepadatan kendaraan di jalan protokol,” Katanya. Bahkan, kata dia, tiga shelter itu dapat mengakomodir penumpang di sejumlah titik. Karena selalu dijadikan kantung warga naik tranportasi umum. Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi Supandi Budiman menambahkan, dengan adanya tiga shelter itu bisa memudahkan masyarakat menggunakan jasa transportasi massal terlebih bila LRT sudah direalisasikan. “Kami berharap dilibatkan oleh Kementerian Perhubungan dalam pembahasan mengenai penentuan titik shelter LRT,” tambahnya. Menurut Supandi, pembahasan harus diintegrasikan dengan moda transportasi lainnya. Pasalnya, LRT ini akan memiliki rute Bekasi Timur-Cawang sepanjang 18,138 kilometer. LRT Jakarta-Bekasi akan melintasi tepi Kalimalang sejajar Tol Becakayu. bekasiurbancity.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu