Lupa Sandi?

Kapal Tenaga Surya dari Surabaya

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Kapal Tenaga Surya dari Surabaya
Mahasiswa Indonesia kembali menguji kemampuannya berkompetisi di ajang internasional. Kapal tenaga surya buatan mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya akan berlaga di Yanagawa Solar Boat Festival 2015, di Fukuoka, Jepang pada awal Agustus mendatang. Kapal bernama Batharasuraya Solar Boat ITS memiliki panjang 3,5 meter, lebar 0,8 meter dan tinggi 0,64 meter. Batharasurya akan bertarung dalam tiga kategori lomba. Ketiga kategori itu adalah Circular Course, Sprint, dan Slalom. “Kami optimistis kapal dapat meluncur dengan lincah di atas air nantinya,” kata ketua tim Batharasuraya Muhammad Hapis dalam rilis tertulis, Senin 29 Juni 2015. Kapal Batharasuraya itu memiliki fasilitas solar panel yang berkapasitas 100 watt-peak. Dengan kapasitas tersebut, diperkirakan mampu melaju dengan kecepatan 3 meter per detik atau setara dengan 5 knot. “Selain itu, lambung kapal yang berbahan serat dan resin serta tambahan karbon juga membuat kapal ini menjadi lebih ringan,” kata mahasiswa Jurusan Transportasi Laut ITS itu. Rencananya, kapal Batharasuraya tersebut akan dikirim ke Jepang pada tanggal 10 Juli 2015 . Maka praktis tim ITS hanya memiliki waktu satu minggu untuk melakukan instalasi solar sel dan kemudi. “Kemudian seminggu sisanya kami harus sudah melakukan uji dalam air sebelum dikirim,” kata salah satu dosen pembimbing dari jurusan Desain Produk Industri Andhika Estiyono. Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITS, Herman Sasongko turut hadir untuk menyemangati keenam anggota tim. Ia mengatakan bahwa kemenangan bukan tujuan utama. “Yang terpenting adalah bagaimana cara kita mendidik mahasiswa agar mereka berkompeten di bidangnya,” ujarnya. ARTIKA RACHMI FARMITA

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

7 Puncak Dunia

Yufi Eko Firmansyah7 bulan yang lalu

Tahukah Anda, Seberapa Luas Indonesia ?

Yufi Eko Firmansyah8 bulan yang lalu

Menjadi Penguasa Telekomunikasi Asia Tenggara

Asrari Puadisatu tahun yang lalu

Internet Gahar, 1 GB Per Detik

Asrari Puadisatu tahun yang lalu
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas