Lupa Sandi?

Pohon Kemenyan Penghasil Getah Kemenyan Asli Indonesia

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Pohon Kemenyan Penghasil Getah Kemenyan Asli Indonesia
Pohon kemenyan adalah pohon penghasil getah kemenyan. Pohon kemenyan merupakan salah satu pohon asli Indonesia. Tumbuhan ini tersebar alami di pulau Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Resin (getah kemenyan) yang dihasilkan dari tanaman ini telah diperdagangkan sejak 5.000 tahun silam. Bersama dengan barus, kemenyan telah menjadi komoditi andalan nusantara sejak beratus tahun silam. Getah kemenyan yang diperdagangkan untuk kebutuhan mistik, medis, hingga kosmetik ini dihasilkan oleh tanaman dari famili Styracaceae genus Styrax. Terdapat beberapa tanaman dari genus Styrax yang menghasilkan getah kemenyan. Namun yang paling dikenal diantaranya adalah Styrax benzoin Dryand, Styrax paralleloneurum Perkins, danStyrax tonkinensis (Pierre) Craib ex Hartwich.  

Di Indonesia biasanya disebut sebagai Kemenyan Durame (Styrax Benzoine), Kemenyan Bulu (Styrax Benzoine var. hiliferum), Kemenyan Toba (Styrax paralleloneurum), dan Kemenyan Siam (Styrax Tokinensis). Styrax benzoin memiliki beberapa nama sinonim seperti Benzoin officinale Hayne; Benzoina vera Rafin.; Cyrta dealbata Miers;Lithocarpus benzoin Royle; Plagiospermum benzoin Pierre; Styrax benjuifer Stokes; danStyrax dealbata Gürke, dengan subspesies Styrax Benzoine var. hiliferum. Kemenyan Toba (Styrax paralleloneurum) bersinonim dengan Styrax sumatranusJ.J.Smith. Sedangkan Kemenyan Siam (Styrax Tokinensis) bersinonim denganAnthostyrax tonkinensis Pierre; Styrax hypoglaucus Perkins; Styrax macrothyrsusPerkins; dan Styrax subniveus Merr. & Chun. Jenis-jenis kemenyan ini selain dikenal sebagai Kemenyan Durame, Kemenyan Bulu, Kemenyan Toba, juga dikenal sebagai Kemenyan Jawa dan Kemenyan Sumatera. Batang dan Getah Kemenyan Durame (Styrax Benzoine) Jenis Kemenyan Durame merupakan tumbuhan asli Indonesia yang tumbuh di Jawa, Sumatera, dan Bangka Belitung, Pun tersebar di Malaysia, Vietnam, Laos, dan Thailand. Kemenyan Bulu dan Kemenyan Toba tumbuh di Sumatera dan Malaysia. Pohon Kemenyan tumbuh cukup besar. Tingginya bisa mencapai 24-40 meter. Diameter batangnya mampu mencapai 60-100 cm. Batangnya lurus dan hanya memiliki sedikit percabangan. Kulit pohon beralur namun tidak dalam dengan warna kulit merah anggur. Sedangkan kayu gupal Kemenyan berwarna putih. Daun Kemenyan tunggal dan tersusun spiral. Daun berbentuk oval membulat hingga memanjang, berukuran panjang 4-15 cm dengan lebar 5-7,5 cm. Permukaan bawah daun berwarna putih sampai abu-abu, agak mengkilap. Warna daun jenis Kemenyan Toba lebih gelap kecoklatan dan lebih tebal dibandingkan jenis Kemenyan Durame. Bunga majemuk, berbentuk tandan (malai), bertangkai panjang, memiliki 9-12 helai daun mahkota bunga. Bunga muncul pada ujung atau ketiak daun. Bunga Berbunga sekali dalam tahun, antara bulan November hingga Januari. Buahnya gepeng lonjong berukuran 2,5-3 cm dengan berwarna coklat keputihan. Manfaat tanaman Kemenyan yang telah dikenal sejak rbuan tahun silam adalah resin atau getahnya. Getah Kemenyan ini telah digunakan sebagai bahan obat sejak abad ke-14. Getah ini mengandung asam sinamat, asam benzoate, styrol, styracin, vanillin, coniferil sinamat, coniferil benzoate dan suatu resin yang mengandung benzoresinol dan sumaresinotannol. Resin atau getah Kemenyan digunakan juga sebagai perlengkapan ritual-ritual tradisional, yakni sebagai dupa, sesajen, dan campuran rokok. Kemenyan juga dimanfaatkan sebagai aroma parfum, aroma terapi, bahan pengawet, dan bahan campuran kosmetik. Selain dihasilkan oleh getah pohon dari genus Styrax, kemenyan juga menjadi sebutan bagi getah sejenis yang dihasilkan oleh pohon dari famili Burseraceae, utamanya anggota genus Boswellia. Kemenyan jenis ini biasanya disebut Kemenyan Arab. Klasifikasi Ilmiah Kemenyan: Kerajaan: Plantae. Filum: Tracheophyta. Kelas:  Magnoliopsida. Ordo: Ericales. Famili: Styracaceae. Genus: Styrax. Alamendah.org

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih100%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Evan Dimas

Semua bisa dikalahkan kecuali Tuhan dan orang tua.

— Evan Dimas