Lupa Sandi?

Iko Uwais dan Mark Wahlberg Adu Akting di Film Hollywood

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Iko Uwais dan Mark Wahlberg Adu Akting di Film Hollywood
Iko Uwais dan Mark Wahlberg Adu Akting di Film Hollywood
Prestasi para aktor jebolan The Raid seolah tidak ada habisnya. Setelah Joe Taslim bermain di Fast & Furious 6, Yayan Ruhian berlaga di film Jepang Yakuza Apocalypse, kini giliran Iko Uwais. Suami dari penyanyi Audy itu dipastikan berperan dalam film laga Hollywodd berjudul Mile 22. Iko akan berhadapan dengan para profesional dalam Mile 22, termasuk petarung UFC (Ultimate Fighting Championship) Ronda Rousey. Seperti dilansir dari The Hollywood Reporter, nama lain yang terlibat dalam film ini adalah Mark Wahlberg. Graham Roland, penulis naskah film ini menceritakan bahwa alur cerita Mile 22 adalah seorang agen CIA (Wahlberg) yang berbasis di Indonesia bertugas untuk membawa seorang informan keluar dari daerah itu dengan pesawat. Tetapi para polisi korup dan gembong kriminal sudah menunggu dan menghalangi si agen plus informan untuk meninggalkan lokasi itu. "Kami bersemangat bisa bekerjasama dengan Iko Uwais dan Ronda Rouse untuk membuat genre film laga yang segar," kata Peter Berg, sutradara Mile 22, kepada The Hollywood Reporter. Film ini tentu akan sangat dinanti, mengingat Berg adalah orang yang sama di balik film-film menegangkan yang sukses, salah satunya Lone Survivor yang rilis di 2013. Karier Iko memang cemerlang sejak penampilannya di The Raid. Dia juga membintangi film produksi luar negeri, di antaranya Beyond Skyline dan Man of Tai Chi. Nama Iko juga sempat dikabarkan terlibat dalam kelanjutan film Spider-Man dan Star Wars: Episode VII - The Force Awakens. Sayangnya, belum ada kepastian soal keterlibatan Iko di dua judul film besar itu. MetroTvNews.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie