Lupa Sandi?

Mengapa Tom Cruise Sebut "Jakarta" di Mission Impossible 5

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Mengapa Tom Cruise Sebut
Kalau masih ada orang asing yang lebih tahu Bali dibanding Indonesia, bisa dibilang ia bule kuno. Indonesia sudah lebih eksis. Sudah banyak selebriti asing yang berlibur ke Lombok. Batam dan Jakarta pun menjadi lokasi pengambilan gambar film Hollywood. Ibu Kota Indonesia juga disebut dalam film terbaru Tom Cruise, Mission: Impossible Rogue Nation. Saat Cruise, yang dalam film itu memerankan agen IMF Ethan Hunt menjelaskan kepada Benji Dunn (Simon Pegg) tentang kelompok Sindikat yang diburunya, ia menyebut Jakarta. Secara sekilas bisa dibilang, Sindikat berkaitan dengan penyerangan di beberapa negara. Cruise menyebut Istanbul, Jakarta, lalu Filipina. Di Jakarta, kata Cruise, “sinyal” Sindikat tercium sebelum mendadak pesawat terjatuh di Pasifik dan menewaskan lebih dari 200 orang. Menurut Cruise, tragedi-tragedi itu bukan kebetulan. Ada Sindikat di baliknya. Meski kemudian tidak disinggung lagi, dan Jakarta hanya “asal disebut”, itu membuktikan Indonesia makin dikenal. Tentu ada alasan mengapa Christopher McQuarrie—sebagai sutradara sekaligus penulis naskah—memilih menyebut Jakarta, meski itu disandingkan dengan Istanbul dan Filipina. Salah satu spekulasi, karena jatuhnya pesawat di Pasifik yang disebut Cruise berhubungan dengan kecelakaan pesawat di Indonesia, beberapa waktu lalu. Namun penyebutan Jakarta atau Indonesia tidak hanya di Mission: Impossible Rogue Nation. Sudah ada beberapa film Hollywood yang juga menyebut Indonesia dalam ceritanya. Baru-baru ini, Minions bahkan mengucap “terima kasih” yang merupakan bahasa Indonesia. Di luar bahwa Pierre Coffin, sutradara Minions ternyata masih berdarah Indonesia, setidaknya bahasa itu membuat penonton bertanya dan menemukan akarnya: Indonesia. Blackhat, film yang dibintangi Chris Hemsworth lebih menghebohkan lagi. Tidak hanya menyebut Indonesia, mereka juga melakukan pengambilan gambar di Jakarta. Meskipun, gambaran Jakarta yang ditampilkan sama sekali tidak mewah, bahkan cenderung kumuh. Setidaknya ada adegan eksotis, Lapangan Banteng dan Tanah Abang yang tampak di situ. Dalam Blackhat, diceritakan bahwa hacker yang dicari pemerintah Amerika karena mengebom nuklir di Asia, bersembunyi di Jakarta. Berangkat lah Hemsworth ke Jakarta, Indonesia. Sebelum Blackhat, Indonesia juga pernah beberapa kali disebut—hanya disebut—di film-film Hollywood. Dalam Anaconda: The Hunt for the Blood Orchid, misalnya, sekelompok ilmuwan mencari anggrek langka yang berada di ujung dunia. Ujung dunia yang dimaksud ternyata pedalaman Borneo alias Kalimantan. Mereka pun diceritakan menyusuri sungai di sana. Die Hard pertama pun menyebut Sumatra atau Jawa, sebagai lokasi tujuan pembuatan kilang minyak oleh pengusaha pemilik Nakatomi Plaza. Lalu di Italian Job yang dibintangi Mark Wahlberg, disebut bahwa emas yang mereka perebutkan berasal dari tambang di Indonesia. Jangan lupa Jumanji yang dirilis, pada 1995. Dalam film yang dibintangi Robin Williams itu, permainan Jumanji disebut berasal dari Kalimantan. Kirsten Dunst bahkan sempat berkata, “Sounds like Indonesian name.” Ia juga berkata pada polisi yang curiga karena Williams kembali ke dunia nyata dengan berantakan, bahwa ia pamannya yang berasal dari Indonesia. Bukan hanya itu, King Kong pun menyebut Indonesia. Namun, negara ini digambarkan sebagai daerah antah berantah yang primitif dan dihuni makhluk barbar bernama King Kong. Pulau Tengkorak tempat tinggal King Kong adalah Nias, yang berada di barat Sumatra. Saat terlihat ada kapal melintas, tulisan di buritannya terbaca sebagai Soerabaja—Surabaya. Lethal Weapon 4 pun menyebut nama Indonesia. Dalam film yang dibintangi Mel Gibson itu, Danny Glover memaki kapal yang ditumpanginya, “Kapal bodoh Kapal bodoh ini buatan seseorang di Indonesia.” Kapal itu diceritakan menampung selundupan imigran China. Dalam beberapa film lain, Bali juga disebut-sebut sebagai tempat berlibur nan indah. Eat, Pray, Love bahkan pernah syuting di Bali bersama Julia Roberts. Dari banyaknya film yang menyebut Indonesia, bisa dibilang negara ini makin eksis. Namun sayang, tidak semua gambaran tentang Indonesia baik. Banyak film masih menggambarkannya sebagai negara dunia ke-tiga. CNN Indonesia

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie