Bersiaplah! Rel Kereta Pertama Papua Hubungkan Sorong - Manokwari

Bersiaplah! Rel Kereta Pertama Papua Hubungkan Sorong - Manokwari

Bersiaplah! Rel Kereta Pertama Papua Hubungkan Sorong - Manokwari

Masyarakat Papua bersiaplah! Moda transportasi kereta api akan segera hadir di pulau paling timur Indonesia ini. Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas menyatakan pembangunan rel dan kereta api di Pulau Papua kemungkinan akan dimulai dari rute Sorong-Manokwari di Papua Barat.

Direktur Transportasi Kementerian PPN/Bappenas Bambang Prihartono di Jakarta, Jumat, mengatakan untuk rute lainnya, Kementerian Perhubungan masih melakukan studi kelayakan yang hasilnya akan menentukan wilayah-wilayah lain di Papua yang akan dilalui kereta barang dan penumpang itu.

"Kita harapkan FS (studi kelayakan) itu bisa selesai akhir tahun ini," ujar dia.

Proyek kereta barang dan penumpang di Papua ini, lanjut Bambang, ditujukan agar konektivitas antardaerah di Papua lebih memadai, sedangkan kereta barang akan mendukung rencana pembangunan kawasan industri di Papua.

"Nanti akan tergambarkan dari FS yang sedang dilakukan, potensi industrinya, selain potensi angkut penumpang. Itu akan menjadi acuan rute-rute yang dibangun nanti," kata dia.

Bambang mengatakan, persiapan pembangunan kereta Papua ini membutuhkan waktu yang lama.

Setelah studi kelayakan yang diperkirakan berbiaya Rp2-3 miliar, Kementerian Perhubungan juga akan merancang bangun (DED) dengan estimasi biaya Rp30 miliar.

Bambang menyatakan, pemerintah menargetkan dalam jangka waktu lima tahun hingga 2019, konstruksi fisik sudah dapat dimulai.

Kebutuhan total investasi proyek ini juga, ujar Bambang, akan diketahui setelah studi kelayakan oleh Kemenhub selesai, sedangkan proyek ini akan dikerjakan langsung oleh pemerintah dari anggaran pemerintah.

Kereta barang dan penumpang Papua adalah salah satu proyek infrastruktur prioritas pemerintah yang berencana memfasilitasi pulau-pulau besar di Indonesia seperti Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua dengan jaringan kereta.

Direktorat Jenderal Perkeretapian Kemenhub sebelumnya menaksir anggaran untuk pembangunan proyek kereta di luar Jawa hingga 2019 sebesar Rp234 triliun.

Antaranews.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi50%
Pilih TerpukauTerpukau50%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Sekerat Jejak dalam Rendang Sebelummnya

Sekerat Jejak dalam Rendang

Selama 5 Bulan, OTP Garuda Indonesia Terbaik Sedunia Selanjutnya

Selama 5 Bulan, OTP Garuda Indonesia Terbaik Sedunia

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.