Lupa Sandi?

Direnovasi, Sentul Bakal Jadi Salah Satu Sirkuit Terbaik dunia

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Direnovasi, Sentul Bakal Jadi Salah Satu Sirkuit Terbaik dunia
Direnovasi, Sentul Bakal Jadi Salah Satu Sirkuit Terbaik dunia
Sirkuit Sentul kini sedang bersolek diri menyambut rencana bakal digelarnya ajang balap MotoGP di Indonesia pada 2017 mendatang. Tak tanggung-tanggung, Manajemen Sirkuit Internasional Sentul Bogor, langsung mendatangkan desainer sirkuit kelas dunia asal Italia yaitu Jarno Zaffeli untuk melakukan langkah renovasi pada sirkuit Sentul. "Kami berharap, Sirkuit Sentul bisa menjadi salah satu yang terbaik di dunia," kata Direktur PT Sarana Sirkutindo Utama selaku pengelola sirkuit, Tinton Soeprapto. Zarno, desainer utusan Dorna selaku promotor MotoGP itu nantinya akan melakukan desain ulang sesuai dengan persyaratan yang ditetapkan sehingga sirkuit ini layak menyelenggarakan even balap internasional baik dari segi kualitas aspal sirkuit, keselamatan hingga prasarana pendukung. Renovasi Sirkuit Sentul memang harus segera dilakukan jika akan menjadi tuan rumah salah satu seri MotoGP 2017. Hal ini dilakukan agar sesuai dengan Standar internasional meski sebelumnya Sirkuit ini sudah pernah menggelar kejuaraan pada 1997 dan 1998. Rencana Sirkuit Sentul menjadi tuan rumah MotoGP juga sudah mendapatkan respons positif dari pemerintah. Bahkan, saat CEO Dorna datang ke Indonesia sudah dilakukan pertemuan dengan perwakilan Kemenpora serta Kementerian Pariwisata. [dzm]

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata