Lupa Sandi?

Kota di Indonesia Timur ini Memakai Tiga Bahasa Sebagai Penunjuk Jalan

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Kota di Indonesia Timur ini Memakai Tiga Bahasa Sebagai Penunjuk Jalan
Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, akan mengganti sejumlah nama jalan di daerah ini dalam tiga bahasa yakni bahasa Sasak, Arab dan Indonesia. Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Mataram, H Khalid di Mataram, Rabu, mengatakan pergantian nama-nama jalan itu dimaksudkan untuk memberikan ciri khas bagi daerah Kota Mataram. Selain itu, katanya, juga sebagai upaya peningkatan pelayanan informasi publik dan penyediaan sarana komunikasi bagi para wisatawan yang datang berkunjung ke Kota Mataram. Bahasa Sasak, katanya, merupakan implementasi dari kota yang berbudaya sekaligus sebagai bentuk pelestarian budaya dan kearifan lokal. Sementara bahasa Arab merupakan salah satu pelaksanaan visi Kota Mataram yang religius. "Kalau bahasa Indonesia menunjukkan bahwa kita adalah bagian dari negara Indonesia yang memiliki satu bahasa," katanya. Dikatakannya, pemasangan nama-nama jalan dalam tiga bahasa itu diprioritaskan untuk jalan-jalan protokol seperti Jalan Langko, Jalan Pejanggik, Jalan Selaparang, Jalan Jenderal Sudirman dan lainnya. Dia mengatakan, proses pembuatan nama-nama jalan dalam tiga bahasa itu saat ini sudah rampung dan siap dipasang, namun pihaknya masih menunggu waktu yang tepat sekaligus menunggu persetujuan pemasangan. "Rencananya pemasangan nama jalan dalam tiga bahasa ini akan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana," ujarnya. Diharapkan dengan adanya perubahan nama jalan dalam tiga bahasa itu bisa memberikan kesan berbeda dan harus menjadi barometer bagi kabupaten/kota lainnya di NTB. Editor: Tasrief Tarmizi

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

7 Puncak Dunia

Yufi Eko Firmansyah7 bulan yang lalu

Tahukah Anda, Seberapa Luas Indonesia ?

Yufi Eko Firmansyah8 bulan yang lalu

Menjadi Penguasa Telekomunikasi Asia Tenggara

Asrari Puadisatu tahun yang lalu

Internet Gahar, 1 GB Per Detik

Asrari Puadisatu tahun yang lalu
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara