Lupa Sandi?

Tas Karya Anak Bangsa ini Menjadi Favorit Selebriti Dunia

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Tas Karya Anak Bangsa ini Menjadi Favorit Selebriti Dunia

Pada tahun 2010 hingga 2012, nama Nancy Go pernah menjadi perancang tas yang diidolakan kalangan sosialita dan selebritas dunia. Para pesohor dunia seperti Emma Thompson, Anggun, Putri Zara Phillips dan Paris Hilton sangat kesengsem dengan tas buatan Nancy Go berlabel Bagteria. Produk hasil kreasi anak bangsa ini berhasil menembus pasar dunia.  

Nancy Go merancang tasnya dengan gaya berbeda dan berkelas. Dengan membandrol harga tas eksklusif dari bahan-bahan terpilih mulai Rp 1 juta sampai puluhan juta rupiah. Kualitas produk tasnya memang lebih dikenal para selebriti dan sosialita dunia ketimbang di dalam negeri.

Nancy Go hobi menyulam dan merajut sejak tahun 2000. Saat itu secara iseng Nancy membuat tas yang diberi label Bagteria. Nama itu dipilih karena lucu dengan harapan agar mewabah seperti bakteri. Bermodalkan Rp 100 juta, bersama suaminya, Bert Ng, ia mendirikan PT Metamofosa Abadi, dan mempekerjakan lima karyawan. Awal kemunculannya, tas ini tidak dipasarkan di dalam negeri sebab Nancy Go sadar, orang Indonesia masih memandang sebelah mata produk sendiri, apalagi yang berharga mahal. "Orang Indonesia memilih tas impor,” ujarnya.

Harga tas Bagteria mahal lantaran bahan dasarnya bukan sembarangan. Nancy Go memakai teknik sulam, renda, dan payet yang dijahit tangan, pernak-perniknya unik dan eksklusif. Sebut saja, kristal swarovski, sterling silver, gold platted, kulit ikan dari Islandia, kulit burung unta (ostrich), bahkan gading gajah purba (mammoth) yang sudah punah. Bahan gading itu didapat dari Siberia, sebagai pengganti gading gajah.

Membidik Hongkong yang dinilai Nancy sebagai kiblat mode Asia. engan tekun ia ke luar masuk toko menawarkan tas kreasinya. Hingga suatu saat, Outpader Landtrover, pemilik salah satu toko, suka pada desain tasnya dan memborong 50 unit tas Bagteria. Di luar dugaan, tas itu laku keras dan jadi buah bibir kalangan atas Hongkong.

Buah kesuksesannya di Hongkong, Nancy Go langsung merambah Milan, Italia, masih dengan cara door to door. Dan ternyata, selera orang Milan cocok dengan Bagteria, hingga tas ini disejajarkan dengan Louis Vuitton, Chanel, atau Prada. Berkat sukses di Milan, Paris dan negara Eropa lain, Nancy Go pun merambah pasar Amerika Serikat dengan rajin ikut pameran dan Pekan Mode. Disinilah, para bintang dunia mengenal tas buatan Indonesia dan memakainya untuk berbagai acara. Termasuk Paris Hilton  yang tercatat mengoleksi banyak tas ini. Di Indonesia, label ini pernah memiliki gerai di Plasa Indonesia tapi kemudian sekitar tahun 2012.

Tempo.co

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

7 Puncak Dunia

Yufi Eko Firmansyah9 bulan yang lalu

Tahukah Anda, Seberapa Luas Indonesia ?

Yufi Eko Firmansyah10 bulan yang lalu

Indonesia, Menuju Takhta E-Commerce Asia Tenggara

Asrari Puadisatu tahun yang lalu

Menjadi Penguasa Telekomunikasi Asia Tenggara

Asrari Puadisatu tahun yang lalu

Internet Gahar, 1 GB Per Detik

Asrari Puadisatu tahun yang lalu
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie