Lupa Sandi?

Nana Firman wanita Indonesia penerima Champions of Change dari Gedung Putih

Bagus Ramadhan
Bagus Ramadhan
0 Komentar
Nana Firman wanita Indonesia penerima Champions of Change dari Gedung Putih
Sebanyak 12 Champions of Change yang dipilih oleh Gedung Putih Washington D.C sebagai inspirator perubahan dalam bidang keberlangsungan lingkungan. Salah satu diantaranya adalah Nana Firman. Wanita muda asal Indonesia yang saat ini menjadi pemimpin gerakan OurVoice dipilih karena kepemimpinannya untuk menyerukan kesadaran terhadap perubahan iklim di komunitas muslim.
Nana Firman Nana Firman menjadi speaker di TEDxNantes

Nana Firman yang saat ini tinggal di San Diego, California ini sudah lebih dahulu terlibat aktif dalam pengembangan komunitas Muslim di Indonesia. Salah satu diantaranya adalah saat rekonstruksi Aceh pasca bencana Tsunami pada tahun 2004 di bawah organisasi World Wildlife Fund selama lima tahun. Perhatiannya terhadap isu kerusakan lingkungan sangatlah mendalam. Wanita yang juga menjadi presenter dalam organisasi yang diinisiasi wakil Presiden Amerika Al Gore, Climate Reality Project ini berpendapat bahwa pemanasan global bukan hanya terjadi karena kerusakan lingkungan, tetapi ini juga permasalahan keimanan. Dirinya mengungkapkan bahwa ajaran Islam menempatkan manusia sebagai pemimpin dimuka bumi sehingga sudah menjadi kewajiban manusia untuk menjaga kelestarian bumi. Pesannya dalam mengajak masyarakat muslim di amerika utara untuk berpuasa Ramadhan dengan lebih ramah lingkungan menarik perhatian White House untuk menobatkannya sebagai Champions of Change. Penghargaan ini juga adalah hasil dari keterlibatannya sebagai anggota dari Green Mosque Initiative for Islamic Society of North America. Sebuah masjid yang menerapkan dan menyerukan prinsip-prinsip ramah lingkungan dalam rutinitasnya.
Nana Firman bersama para Champion of Change Nana Firman bersama para Champion of Change

Saat ini dirinya adalah seorang urban sustainability specialist, yang berkeliling dunia untuk menyampaikan kesadaran terhadap perubahan iklim. Nana berharap bahwa seluruh pemimpin muslim dapat terlibat dan membuat perubahan yang signifikan untuk dunia di masa yang akan datang. Sebab menurutnya, komunitas muslimlah yang sebenarnya mengalami resiko terbesar dari perubahan iklim global.
Label:
lingkungan
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG BAGUS RAMADHAN

Seorang copywriter dan penulis konten yang bermimpi mampu menebar inspirasi dan semangat lewat konten-konten berkualitas untuk kehidupan yang lebih baik. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti

ARTIKEL TERKAIT

7 Puncak Dunia

Yufi Eko Firmansyah9 bulan yang lalu

Tahukah Anda, Seberapa Luas Indonesia ?

Yufi Eko Firmansyah10 bulan yang lalu

Indonesia, Menuju Takhta E-Commerce Asia Tenggara

Asrari Puadisatu tahun yang lalu

Menjadi Penguasa Telekomunikasi Asia Tenggara

Asrari Puadisatu tahun yang lalu

Internet Gahar, 1 GB Per Detik

Asrari Puadisatu tahun yang lalu
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara