Sapu Angin ITS menargetkan peringkat 10 besar di SFJ 2015

Sapu Angin ITS menargetkan peringkat 10 besar di SFJ 2015

Sapu Angin ITS menargetkan peringkat 10 besar di SFJ 2015

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Tim "Sapu Angin Speed" (SAS) 3 Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS) optimistis mencapai peringkat 10 besar pada laga "Student Formula Japan" (SFJ) 2015 yang dilaksanakan tanggal 1-5 September. Rektor ITS Joni Hermana mengemukakan, target 10 besar itu merupakan harapan maksimal. Faktor penyebabnya, ajang internasional tersebut memang memiliki persaingan yang sangat ketat.
sapu angin Pemberangkatan Tim Sapu Angin (Foto: M Risyal Hidayat / Antara.com)

"Apalagi yang ikut 100 tim lebih, dan ITS menjadi satu-satunya tim dari Indonesia. Bahkan itu sebuah kebanggaan bagi Bangsa Indonesia," katanya, di sela pemberangkatan tim SAS3 di Rektorat Kampus ITS, di Surabaya, Jatim, Jumat. Sementara itu, ungkap dia, tim SAS ITS telah mencatatkan prestasi dari tahun ke tahun. Saat pertama kali mengikuti ajang ini, Tim SAS 1 berada di posisi 77. Pada laga kedua SAS 2 berada di urutan 64 dan di SAS 3 dengan nomor 47. "Apabila nanti bisa di peringkat 10, pada laga tahun depan maka posisi tim kami 10 dengan ditandai di nomor lambung," ungkapnya. Pembimbing Teknis Tim SAS 3, Witantyo menambahkan, kini yang menjadi kendala utama adalah ketersediaan ban untuk kondisi basah. Apalagi, Tim SAS 3 hanya dibekali dengan ban untuk situasi kering. "Cuaca di Jepang saat ini tidak menentu dan kadang cenderung hujan. Tapi kondisi semua tim sekarang ini sama-sama cemas karena mereka juga tidak menyediakan ban basah," ujarnya. Dengan demikian, harap dia, pada ajang tersebut tidak akan terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Sementara itu, Tim SAS 3 akan berangkat pada 31 Agustus mendatang dengan mengajak 20 orang. "Mereka terdiri dari mahasiswa dan dosen pembimbing," ucapnya. General Manager Pertamina Marketing Operation Region (MOR) V, Ageng Giriyono menyatakan, ikut mendukung dilaksanakannya ajang tersebut. Hal itu merupakan wujud perhatian perusahaan terhadap kegiatan riset dan pengembangan teknologi yang dilakukan oleh perguruan tinggi terutama di bidang otomotif. "Kami sebagai perusahaan energi fokus terhadap pengembangan dan pemanfaatan teknologi. Khususnya, energi terbarukan dan ramah lingkungan dengan mendukung tumbuhnya pengembangan teknologi otomotif yang hemat energi," tukasnya. Antara.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Dr. Surya Darma penerima Penghargaan Teknologi Energi terbarukan dari Selandia Baru Sebelummnya

Dr. Surya Darma penerima Penghargaan Teknologi Energi terbarukan dari Selandia Baru

Peringkat 2 Dunia, Inilah Penantang "Silicon Valley" dari Indonesia di Masa Depan Selanjutnya

Peringkat 2 Dunia, Inilah Penantang "Silicon Valley" dari Indonesia di Masa Depan

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.