Sebagai negara agraris, bisnis peternakan utamanya peternakan kambing, domba, dan sapi merupakan salah satu bisnis yang menjadi tulang punggung para peternak Indonesia. Di hari menjelang Idul Adha, bisnis peternakan atau perdagangan hewan ternak tampak semakin menggiurkan untuk dijalani. Tanah-tanah lapang baik di perkotaan maupun pedesaan dalam sekejap telah disulap menjadi pasar hewan dalam waktu semalam, tempat para pedagang hewan ternak berusaha mengais rizki.

Hewan-hewan ternak yang telah dirawat dengan baik oleh para peternak semakin banyak dicari. Para reseller pun mulai berlomba-lomba untuk membeli hewan selagi harga masih murah, dan bersiap-siap menjualnya saat permintaan tinggi mendekati hari raya. Bayangkan, jika setiap instansi pemerintah, masjid, dan sekolah rata-rata membeli 10-20 hewan kurban, berapa keuntungan yang bisa didapat?

Seorang peternak kambing gibas dari Jombang yang tidak ingin disebutkan namanya mengatakan, bahwa setiap tahun selalu ada yayasan yang menjalin kerjasama dengan peternakannya untuk penyediaan hewan kurban. Dan tidak tanggung-tanggung, dalam sekali pesan sebuah yayasan biasa langsung membeli dalam jumlah puluhan kambing. "Itu belum termasuk pesanan dari masjid sama instansi mas," lanjutnya.

Seorang peternak kambing jawa asal Lumajang yang tidak dapat disebutkan namanya juga menyebutkan hal yang senada."Pernah mas saya jual ratusan di Surabaya. Hari pertama-kedua masih sepi pembeli. Tapi waktu sudah H-3 (Idul Adha) langsung banyak pembeli, habis kambing saya," kisahnya sambil tertawa.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu