Lupa Sandi?

Dua Perenang Cilik asal Yogyakarta Raih Medali Emas di Australia

Bagus Ramadhan
Bagus Ramadhan
0 Komentar
Dua Perenang Cilik asal Yogyakarta Raih Medali Emas di Australia
Prestasi dalam cabang renang indah diraih oleh dua perenang cilik asal Indonesia dalam kompetisi Kejuaraan Renang Indah Antar-Negara Persemakmuran, Hancock Prospecting Commonwealth Festival of Synchronised Swimming di Perth, Australia Barat, Jumat. Mereka pulang dengan membawa pulang total dua medali emas dan satu medali perunggu. Emas pertama diraih di kategori renang indah duet kategori umur di bawah 12 tahun atas nama Nabilah MK Umarella dan Maharani Sekar Langit. Medali emas berikutnya, mereka kembali beraksi dan sukses meraih podium nomor satu dan nomor tiga untuk kategori renang indah solo kelompok umur di bawah 12 tahun.
Nabilah Umarella dan Maharani Sekar Langit Nabilah Umarella dan Maharani Sekar Langit (Foto: Liputan6.com)

Mereka berhasil mengalahkan para pesaing dari Australia, Singapura, Inggris, Afrika Selatan, dan beberapa negara Persemakmuran lainnya.Indonesia adalah satu-satunya negara non-persemakmuran yang diundang dalam kejuaraan ini. Nabilah Umarella (11) yang akrab disapa Lala, jatuh cinta pada olahraga ini sejak 3 tahun yang lalu. Berawal dari prestasi renang lintasan selama 1,5 tahun, Lala semakin serius menggeluti olahraga ini. Sementara Maharani Sekar Langit (12) yang akrab dipanggil Sekar adalah atlet renang lintasan yang menekuni olahraga renang sejak umur 4 tahun. Sekar telah menjuarai beberapa kejuaraan renang lintasan. Sekar mulai menekuni renang indah hampir dua tahun terakhir. Ibu Nabillah Ully Pitaloka mengatakan, untuk berkompetisi di Australia pihaknya menggunakan dana sendiri untuk terbang dari Yogyakarta ke Perth termasuk dalam hal mengurus sendiri dokumen-dokumen yang diperlukan agar Sekar dan Lala dapat berpartisipasi diajang bergensi renang indah di Australia. Berangkat dengan modal pribadi, tampaknya Lala dan Sekar tetap bekerja keras untuk meraih medali emas di ajang internasional ini. Syukurlah usaha mereka membuahkan hasil.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG BAGUS RAMADHAN

Pencerita yang tiada habisnya. Mencari makna untuk cipta karya. Pembelajar yang kerap lapar. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara