Pulau dengan Populasi terpadat di Dunia ada di Indonesia

Pulau dengan Populasi terpadat di Dunia ada di Indonesia

Pulau dengan Populasi terpadat di Dunia ada di Indonesia

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Membicarakan tentang pulau terpadat di Indonesia mungkin kita akan terpikirkan tentang Pulau Jawa. Memang secara reputasi Pulau Jawa lebih dikenal sebagai pulau terpadat namun siapa sangka ternyata Indonesia saat ini memiliki pulau dengan penduduk terpadat di dunia, yaitu di Pulau Bungin. Pulau ini memiliki julukan sebagai pulau terdapat di dunia ini nyaris tidak ada lahan kosong, seluruh daratannya dipenuhi rumah-rumah penduduk. Kepadatan penduduk pula membuat Pulau Bungin tidak memiliki garis pantai, karena pesisir pulaunya seluruhnya suda dibangun menjadi tempat tinggal. Pulau ini memiliki luas 8,5 hektar dengan jumlah penduduk 3.400 jiwa. Artinya Pulau ini memiliki kepadatan penduduk sebesar empat orang setiap 100 meter persegi. Pulau Bungin Warga yang ingin mendirikan rumah baru harus mereklamasi pulau dengan menguruk lautan dengan karang. Diperkirakan rata-rata, setiap tahunnya, bertambah 100 buah rumah baru di Pulau Bungin. Sehingga semakin bertambahnya rumah, ukuran Pulau Bungin akibatnya semakin bertambah luas. bungin Masyarakat Bungin mayoritas adalah keturunan Suku Bajo, dari Sulawesi. Mereka dikenal sebagai suku pengembara laut dan penyelam ulung. Sejak bayi, anak-anak Bungin sudah dikenalkan pada dunia bahari melalui Upacara Toyah. Ritual ini dilakukan dengan tujuh perempuan memangku bayi secara bergantian sembari duduk diatas ayunan. Ayunan diibaratkan sebagai ombak lautan yang akan dihadapi sang anak saat besar nanti ketika menjadi berada di laut. Ritual ini juga menjadi upaya memanjatkan doa untuk si bayi agar selalu diberikan keselamatan selama melaut kelak. Penduduk Bungin tidak banyak yang memiliki tradisi untuk merantau. Sebab mereka lebih memilih untuk menikah dan tinggal di Bungin. Inilah yang kemudian membuat Pulau Bungin semakin kehabisan lahan dan semakin padat. Satu-satunya lahan terbuka yang luas di Bungin adalah halaman Masjid setempat. Pulau Bungin terletak di sebelah utara Pulau Sumbawa atau sekitar 70 kilometer dari Sumbawa Besar, kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat. Transportasi ke Pulau Bungin bisa ditempuh dalam waktu sekitar enam sampai delapan jam perjalanan menggunakan kendaraan termasuk kapal penyeberangan dari Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur ke Poto Tano, Sumbawa.

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga35%
Pilih SedihSedih11%
Pilih SenangSenang14%
Pilih Tak PeduliTak Peduli13%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi11%
Pilih TerpukauTerpukau16%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Masjid Berkubah terbesar di Dunia ada di Indonesia Sebelummnya

Masjid Berkubah terbesar di Dunia ada di Indonesia

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (6 Juni 2007) - Transportasi Baru Kota Jakarta, Waterway

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.