Lupa Sandi?

Kedahsyatan Pantai di Balik Alas Purwo

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Kedahsyatan Pantai di Balik Alas Purwo
Nama Taman Nasional Alas Purwo di Banyuwangi selama ini identik dengan keberadaan Pantai Plengkung. Namun, di balik taman nasional yang terletak di kawasan paling timur Pulau Jawa ini memiliki satu pantai lainnya yang tidak kalah eksotisnya dengan Pantai Plengkung yakni Pantai Triangulasi. Pantai Triangulasi terletak di Desa Tegaldlimo, atau sekitar 70 km dari pusat Kota Banyuwangi. Lokasinya yang berada di dalam Taman Nasional Alas Purwo membuat perjalanan pengunjung menuju lokasi pantai bagaikan petualangan yang menarik dan menantang. Dari gerbang Alas Purwo menuju lokasi pantai berjarak sekitar 2 km atau dapat ditempuh sekitar 1 jam perjalanan, mengingat jalan yang ditempuh penuh dengan bebatuan. Pantai Triangulasi mempunyai ciri eksotikanya sendiri. Hal ini bisa dilihat dari pantainya yang luas dengan hamparan pasirnya yang begitu putih. Ombaknya yang bergulung-gulung menjadikan pantai ini kurang diminati oleh peselancar dibandingkan dengan Pantai Plengkung yang memiliki ombak besar. Meski demikian, sesungguhnya Pantai Triangulasi mempunyai panorama pemandangan matahari terbenam yang sangat indah. Berdiri di pinggir pantai menghadap laut menyaksikan sang mentari terbenam perlahan-lahan di ufuk timur dengan warna langit yang kuning memerah menjadi pengalaman yang mengasyikan saat berada di pantai ini. Menurut pihak Taman Nasional Alas Purwo, nama Triangulasi diambil dari nama tugu buatan pihak taman nasional untuk keperluan pemetaan Taman Nasional Alas Purwo. Mengingat lokasinya yang berada di dalam taman nasional, Pantai Triangulasi kerap menjadi tempat berkumpulnya binatang liar. Pantai Triangulasi sangat cocok bagi mereka yang mencari serta mendambakan keheningan pantai dengan kesempurnaan pemandangan matahari terbenam. Jangan mengharapkan ada fasilitas wisata jika berlibur ke pantai ini, pasalnya Pantai Triangulasi bagaikan pantai mati namun dengan pemandangan alam yang sungguh menawan. [AhmadIbo/IndonesiaKaya]

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata