Tim Indonesia dari Rumah Cemara pulang dengan membawa hasil. Meski gagal di Homeless World Cup (HWC) 2015, skuad besutan Gimgim Sofyan itu berhasil meraih gelar juara Amsterdam Cup usai mengalahkan tim Norwegia 6-5 di final, Sabtu (19/9). Hasil itu merupakan kemenangan Indonesia yang kedua atas tim Norwegia. Sebelumnya, tim Indonesia berhasil menang adu penalti atas tim Norwegia pada laga kelima babak kedua Grup A HWC 2015, Kamis (17/9). Tim Cemara Tim Indonesia dari Rumah cemara gagal menembus babak ketiga HWC 2015. Sebab Rokim dkk. hanya finis di posisi kelima babak kedua Grup A HWC 2015. Hasil itu membuat tim Indonesia harus turun ke perebutan trofi Amsterdam Cup yang merupakan turnamen kasta ketiga di HWC 2015. Meski harus berlaga di Amsterdam Cup, kesempatan itu tidak disia-siakan tim Indonesia. Tim Indonesia berhasil membuktikan permainan terbaiknya dengan memenangi semua laga di Amsterdam Cup. Tercatat, tim Indonesia mengalahkan tim Irlandia Utara 7-3 di perempat final. Kemudian mengalahkan tim Argentina 6-5 di semifinal dan akhirnya menang tipis dengan Norwegia di Final. https://twitter.com/RumahCemara/status/646252070148837376 HWC merupakan adalah turnamen sepak bola tingkat dunia yang para pemainnya merupakan Orang-orang dengan HIV-AIDS (ODHA), Kaum miskin kota, dan mantan pecandu narkotia (Napza), mereka dikategorikan sebagai masyarakat yang terpinggirkan (homeless). Tim Indonesia pernah finis di posisi keempat babak ketiga pada tahun 2012 di Meksiko. Itu adalah capaian terbaik sejak keikutsertaan Indonesia di ajang HWC. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia melalui Asisten Deputy Olahraga Layanan Khusus Bayu Rahadian mengatakan atas nama Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan penghargaan dan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi yang ditorehkan timnas street soccer Rumah Cemara manjadi juara 1 Amsterdam Cup dalam ajang Homeless World Cup (HWC) tahun 2015 di Belanda. "Ini prestasi yang sangat membanggakan bagi bangsa khususnya para pecinta sepak bola nasional dan semoga memotivasi prestasi olah raga sepak bola Indonesia," ujar Bayu.

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu