Indonesia yang memiliki keindahan alam laut sangat beragam, membuat banyak pelancong untuk berdatangan. Namun selama ini pendatang ke lokasi-lokasi laut eksotis di dalam negeri masih di dominasi turis mancanegara sebab biayanya yang cukup tinggi. Padahal wisatawan domestik masih cukup berpotensi untuk terus berdatangan ke lokasi-lokasi tersebut Peluang untuk menarik wisatawan lokal ini kemudian menarik PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) untuk membuka paket pelayaran wisata bahari. Seperti dilansir dari situs Kementerian Pariwisata, Indonesia.travel, wisata bentang laut akan dimulai dengan petualangan ke tempat wisata penyelaman dua lokasi wisata laut eksotis yang sudah terkenal di dunia internasional yaitu Raja Ampat, Papua Barat dan Wakatobi, Sulawesi Tenggara dengan menggunakan 'hotel terapung' kapal MV Tatamilau. Raja Ampat Para pelancong akan dibawa berlayar menggunakan KM. Tatamailau untuk tujuan Raja Ampat dengan jadwal perjalanan 29 Oktober sampai 1 November 2015. Sedangkan Untuk pelayaran ke Wakatobi dengan KM. Kelimutu pada 15-19 November. "Traveler ke Raja Ampat dengan titik kumpul di Pelabuhan Sorong. Sedangkan ke Wakatobi titik kumpulnya di Pelabuhan Baubau," kata Kepala Hubungan Masyarakat Pelni Akhmad Sujadi di Jakarta, Senin (21/9). Paket wisata ke Raja Ampat ditawarkan selama empat hari tiga malam yang akan diawali dari Pelabuhan Sorong, 29 Oktober pagi. Dari Sorong para traveler bisa menikmati diving, snorkeling di Mansuar, Pulau Pasir Putih. Biaya ke Raja Ampat, cukup beragam biayanya berkisar antara Rp4,4 juta hingga Rp6,9 juta. Wakatobi Sedangkan untuk menuju Wakatobi wisata dimulai dari Pelabuhan Baubau menuju Pulau Tomiang, Hoga dan Wanci. Wisatawan yang menuju Wakatobi akan menikmati paket wisata meliputi snorkeling, diving dan city tour di Wanci. Biaya untuk paket Wakatobi lebih murah dibanding Raja Ampat, yakni berkisar antara Rp3,7 juta hingga Rp 4,7 juta. "Biayanya macam-macam, tergantung kelas paket yang diambil. Itu sudah termasuk kamar selama perjalanan. Ada kelas I, kelas 2 dan kelas bugdet. Kalau ada yang berminat bisa menghubungi call center Pelni di 162," jelasnya. jpnn.com

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu