Lupa Sandi?

Indonesia Raup Devisa Rp 17 Triliun per tahun dari Kopi

Bagus Ramadhan
Bagus Ramadhan
0 Komentar
Indonesia Raup Devisa Rp 17 Triliun per tahun dari Kopi
Indonesia Raup Devisa Rp 17 Triliun per tahun dari Kopi
Kopi saat ini sudah menjadi komoditas yang lazim dikonsumsi oleh masyarakat dunia. Potensinya ekonominya bahkan telah melampaui teh yang beberapa dekade lalu menjadi primadona. Indonesia sebagai salah satu produsen kopi terbesar dunia harus dapat memanfaatkan potensi komoditas ini. Saat ini, penghasil kopi terbesar di dunia adalah Brazil, lalu Vietnam dan Indonesia di posisi ke tiga. Kopi Indonesia sendiri mencukupi kebutuhan 20 persen kebutuhan kopi dunia. "Di Indonesia per hektar secara rata-rata menghasilkan 800 kilogram kopi dan maksimal 2 ton per hektar. Jika Vietnam perhektar bisa menghasilkan maksimal 4 ton dan Brazil lebih besar hingga 11 ton per hektar," papar Pranoto. kopi Devisa yang diperoleh Indonesia dari produksi 400.000 ton kopi per tahun mencapai 1,3 milar dolar AS. Hal tersebut disampaikan Pranoto Soenarto, Ketua Asosiasi Eksportir dan Industri Kopi Indonesia kepada Kompas.com, Senin (19/10/2015), saat ditemui dalam Kontes Kopi Spesialti Indonesia di Pendopo Shaba Swagata Blambangan, Banyuwangi. "Berapapun kopi Indonesia yang dihasilkan selalu terserap dengan baik di dunia dan setiap tahun permintaan selalu mengalami peningkatan," kata Pranoto. Menurutnya harga kopi Indonesia jenis Robusta mencapai Rp 20.000-22.000 rupiah per kilogram dan jenis Arabica 5 dolar AS per kilogram. "Jika Robusta mengikuti pasaran London dan Arabica premium mengikuti pasaran New York," tambahnya. Padahal menurut Pranoto, bibit kopi di Brazil didatangkan dari Indonesia pada jaman VOC sedangkan Vietnam baru mulai menanam kopi pada 19 tahun terakhir. "Banyak hal yang mempengaruhi kuantitas kopi selain bibit, pupuk, wilayah geografis yang terpenting adalah perawatan. Saat ini di Indonesia, petani kopi masih belum maksimal melakukan perawatan karena kopi bukan pekerjaan utama," kata dia. "Jadi kami mendorong minimal petani menghasilkan kopi 1,5 ton per hektar," lanjutnya. Saat ini, sambung Pranoto, kopi Indonesia yang banyak disukai oleh dunia berasal dari Toraja, Aceh, Mandailing serta Jawa. "Indonesia adalah penghasil kopi terbaik dunia. Dari hasil kopi, 75 persen adalah jenis Robusta dan 25 persen adalah jenis Arabica," pungkasnya. tribunnews.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG BAGUS RAMADHAN

Pencerita yang tiada habisnya. Mencari makna untuk cipta karya. Pembelajar yang kerap lapar. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata