Lupa Sandi?
Java Jazz Single

Papua Dinobatkan Sebagai Provinsi Konservasi Pertama di Indonesia

Bagus Ramadhan
Bagus Ramadhan
0 Komentar
Papua Dinobatkan Sebagai Provinsi Konservasi Pertama di Indonesia
Papua Dinobatkan Sebagai Provinsi Konservasi Pertama di Indonesia
Pesona wisata alam di Papua Barat yang masih sangat lestari dan beragam membuat berbagai pihak menaruh perhatian untuk menjaga kelestariannya. Selain untuk tetap menempatkan Papua Barat sebagai destinasi pariwisata unggulan, menjaga kelestarian wilayah tersebut juga dimaksudkan untuk menjaga keanekaragaman hayati di dalamnya. Sehingga Papua Barat pun resmi ditetapkan sebagai Provinsi Konservasi. Penobatan sebuah provinsi sebagai kawasan konservasi ini adalah yang pertama ada di Indonesia Sumber daya alam (SDA) melimpah yang dimiliki Papua Barat tentunya harus dikelola dengan baik dan tidak eksploitatif agar bisa terus lestari. Gubernur Papua Barat Abraham O Atururi pun kemudian berinisiatif menjadikan Papua Barat sebagai Provinsi Konservasi, sebagai upaya melindungi SDA di provinsi tersebut. Raja Ampat Dalam rilis The Nature Conservancy (TNC) Indonesia seperti dikutip dari detikTravel, tertulis bahwa perairan serta daratan Papua Barat menjadi rumah bagi ratusan spesies hewan, termasuk yang sudah mulai langka. Wilayah perairannya yang dikenal sebagai Bentang Laut Kepala Burung (BLKB) termasuk pusat keanekaragaman hayati laut, dengan posisi di jantung segitiga karang. Sedangkan potensi alam di daratan Papua Barat juga begitu menarik. Ada hutan alami yang menjadi rumah bagi 657 burung, 191 jenis mamalia, 151 jenis ikan air tawar dan 130 jenis katak. Papua Barat pun akhirnya diresmikan sebagai Provinsi Konservasi pertama di Indonesia, bahkan diklaim sebagai yang pertama di dunia, pada Senin (19/10/2015) di Manokwari, Papua Barat. Deklarasi ini juga termasuk dalam rangkaian acara perayaan ulang tahun Provinsi Papua Barat ke-16. “Deklarasi Provinsi Papua Barat sebagai Provinsi Konservasi ini adalah momentum bagi kita bersama, untuk selalu menjaga dan mengelola sumber daya alam Papua Barat secara bijak dan berkelanjutan,” kata Gubernur Provinsi Papua Barat Abraham O Atururi. Penetapan sebagai Provinsi Konservasi juga akan menjadi dasar dalam pengembangan kebijakan pembangunan Papua Barat secara berkelanjutan. Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo yang ikut hadir dalam event di Manokwari ini mengatakan bahwa pembangunan di Papua Barat, harus bisa merata dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, namun tetap memperhatikan kelestarian alam. “Provinsi Papua Barat harus mampu meningkatkan pemerataan pembangunan, harus mampu meningkatkan kesejahteraan rakyat. Tetapi Provinsi Papua Barat tidak boleh kehilangan jati dirinya, tidak boleh kehilangan budayanya, tidak boleh kehilangan adat istiadatnya, tidak boleh kehilangan keindahan alam yang harus dijaga dan harus dilestarikan,” kata Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo. detik.com

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG BAGUS RAMADHAN

Pencerita yang tiada habisnya. Mencari makna untuk cipta karya. Pembelajar yang kerap lapar. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie