Lupa Sandi?

Mahasiswa UI Ciptakan Stasiun Cuaca Portable

Bagus Ramadhan
Bagus Ramadhan
0 Komentar
Mahasiswa UI Ciptakan Stasiun Cuaca Portable
Berawal dari masalah tani yang ada di Indonesia. Tiga Mahasiswa Universitas Indonesia (UI) yang terdiri dari Adika Bintang Sulaeman, Jendra Riyan Dwiputra, dan I Made Sanadhi Sutandi berhasil menciptakan sebuah stasiun cuaca mini portable. Dosen Teknik Komputer Fakultas Teknik UI, F Astha Ekadiyanto yang juga berpreran sebagai pembimbing menyatakan bila masalah tani yang ada di Indonesia tersebut telah memotivasi ketiga mahasiswa itu untuk bisa mengembangkan stasiun cuaca mini tersebut. stasiun cuaca mini "Fenomena El Nino dan dampaknya terhadap pergeseran iklim di Indonesia menyebabkan cuaca kering yang ganjil. Hal ini memberikan dampak negatif terhadap komoditi dan agrikultur,” ungkapnya seperti dilansir dari laman UI, Jumat (30/10/2015). Sistem yang dipakai yakni dengan prinsip pembelajaran jaringan saraf tiruan (JST). Yang berfungsi untuk membedakan cuaca berdasarkan parameter-parameter pertanian di ataranya seperti suhu, kelembapan, udara, kecepatan angin, intensitas cahaya, curah hujan, serta tekanan udara secara lokal. Sehingga para petani bisa memantau keadaan cuaca wilayahnya secara lebih detail. Selain itu, stasiun cuaca tersebut juga memiliki mekanisme suplai daya mandiri atau cerdas operasional yang mengandalkan tenaga surya atau solar panel. "Hasil yang berupa data parameter cuaca, hasil klasifikasi cuaca, dan rekomendasi komoditas dapat dilihat pada situs web www.ee.ui.ac.id/memce2/," ujarnya. okezone.com
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG BAGUS RAMADHAN

Seorang copywriter dan penulis konten yang bermimpi mampu menebar inspirasi dan semangat lewat konten-konten berkualitas untuk kehidupan yang lebih baik. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara