Dosen bidang Hama dan Penyakit Taman, Fakultas Pertanian UGM, Ani Widiastuti, Ph.D mendapatkan penghargaan the Japan International Award for Young Agricultural Researchers 2015 bulan Oktober yang lalu di U Thant International Conference Hall Universitas United Nation Sibuya Ku Tokyo, Jepang. Ani Widiastuti "Pemenang dari penghargaan penelitian tahun ini adalah dari Indonesia, Laos dan Mesir," kata Ani. Kompetisi tahunan ini diberikan kepada para peneliti muda dibawah umur 40 tahun dari negara-negara berkembang dengan Kementrian Pertanian, Kehutanan dan Perikanan Jepang (MAFF) yang menjadi tuan rumah. Ani mendapatkan penghargaan berkat penelitiannya yang berjudul "Mechanism, Potency, and Practical Application of Heat Shock-Induced Resistance." Penelitian ini membahas tentang bagaimana mekanisme perlindungan tumbuhan yang terkena serangan panas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme yang dilakukan tumbuhan ternyata unik dan terdapat ada sebuah mekanisme sistematis yang terjadi. Hasil dari mekabime tersebut menjadi pondasi dari pembuatan penyiram air hangat untuk penanganan serangan panas di Pusat penelitian Sains, Fakultas Pertanian di Universitas Ibaraki. Saat ini para peneliti terus melakukan kolaborasi penelitian tentang serangan panas dibawah kerjasama antara UGM dan Universitas Ibaraki. ugm.ac.id

Bagaimana menurutmu kawan?

Berikan komentarmu