Berkat Mesin Canggih ini, TNI tidak lagi Takut dengan Ranjau

Berkat Mesin Canggih ini, TNI tidak lagi Takut dengan Ranjau

Berkat Mesin Canggih ini, TNI tidak lagi Takut dengan Ranjau

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Pertahanan negara di garis depan selalu bergantung pada kekuatan militer. Selain kemampuan prajurit yang andal, alat utama sistem persenjataan (alutsista) juga harus tetap mutakhir. Untuk itulah kemudian Tentara Nasional Indonesia (TNI) melakukan pembaruan alusista dengan membeli teknologi terbaru seperti alat pemusnah ranjau. Pergerakan pasukan di medan perang akan terhambat bila jalur yang dilaluinya memiliki banyak ranjau. Sehingga perlu untuk dilakukan pembersihan. Namun bila dilakukan secara manual seperti penjinak bom, tentu saja akan membutuhkan waktu yang lama. Untuk menjawab permasalahan inilah kemudian TNI membeli unit baru bernama Bozena 4, si Penghancur Ranjau. Ranjau Sebagaimana lansir oleh Indomiliter, unit robot ini adalah buatan Way Indsutry, Slovakia dan sudah didatangkan sejak tahun 2013 yang lalu. Berkat kehadiran perangkat mine clearing system ini, potensi korban baik dari personel TNI maupun sipil di daerah konflik akan semakin berkurang. Penampilan unit ini terbilang unik karena berbentuk menyerupai bego (alat berat penggaru tanah) namun memiliki fungsi pembajak sawah pada bagian depannya. Pengoperasiannya yang secara remot, robot berdimensi 4x4 meter ini memiliki jarak jangkau kendali yang cukup jauh yakni 5km pada medan datar, sedangkan untuk medan penuh rintangan seperti hutan atau pegunungan akan dapat dikendalikan dalam jarak 2km dengan durasi 11 jam. Cara kerja Bozena 4 untuk membersihkan jalur dari ranjau adalh dengan memaksa ranjau untuk meledak. Tidak lain adalah dengan menyentuh ranjau tersebut dengan rantai-rantai baja dengan pembajak (flail) yang berputar di bagian depan. Flail ini diklaim mampu bertahan dari ledakan ranjau TNT seberat 9kg.
Bozena 4 (Foto: Indomiliter.com) Bozena 4 (Foto: Indomiliter.com)

Flail unit akan memutar rantai sampai dengan kedalaman tertentu untuk mereaksi ranjau. Permasalahan kedalaman ranjau yang umumnya ditanam dalam kedalaman berebeda-beda tidak lagi masalah sebab ketinggaian dan kecepatan flailnya dapat disesuaikan. Kapasitas kerja yang mampu dilakukan Bozena 4 adalah maksimal seluas 2.500m²/jam. Unit bertubuh mungil ini memiliki kapasitas bahan bakar 140 liter dengan mesin diesel turbocharged Deutz BF 6L914 110 kW yang mampu menhasilkan tenaga sebesar 147 tenaga kuda (HP). Berkat mesin tersebut Bozena mampu bergerak dengan kecepatan maksimum 9 km per jam. Bozena 4 dengan bobot total 6,9 ton ini juga dilengkapi lapisan pelindung baja guna memproteksi beberapa perangkat vitalnya baik di bagian belakang depan atau samping.. Saat ini TNI AD mengoperasikan dua unit Bozena 4, masing-masing ditempatkan di Yon Zipur 9 di Ujung Berung, Bandung, Jawa Barat, dan satu lagi di Yon Zipur 10 di Pasuruan, Jawa Timur. Bozena 4 Yon Zipur 9 telah digunakan dalam ajang Latihan Tempur TNI AD di Martapura, Sumatera Selatan pada bulan Juni 2015. Indomiliter

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Kumis yang Menghebohkan dan Indonesia Sebelummnya

Kumis yang Menghebohkan dan Indonesia

Cara Menggandakan Aplikasi pada iPhone, Bisa untuk WA, Line, Facebook, dan Instagram Selanjutnya

Cara Menggandakan Aplikasi pada iPhone, Bisa untuk WA, Line, Facebook, dan Instagram

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.