Lupa Sandi?

Ada 2 kota di Asia Tenggara Dalam Jaringan Kota Kreatif Dunia. Satu dari Indonesia

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Ada 2 kota di Asia Tenggara Dalam Jaringan Kota Kreatif Dunia. Satu dari Indonesia
Organisasi Pendidikan, Keilmuan, dan Kebudayaan PBB (United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization- UNESCO) mengumumkan Kota Bandung sebagai salah satu dalam jaringan kota kreatif UNESCO Creative Cities Network. Hal itu disampaikan Direktur Jenderal UNESCO, Irina Bokova yang mengumumkan penunjukan 47 kota dari 33 negara sebagai anggota baru dari UNESCO Creative Cities Network di markas besar UNESCO, Paris, Jumat 11 November 2015. Wakil Tetap RI untuk UNESCO, Dubes Fauzi Sulaeman menyatakan kebanggaannya kota Bandung, masuk dalam UNESCO Creative City Network (UCCN), dalam bidang Desain. Seperti dilansir Antara, Bandung adalah kota kedua yang terdaftar di UNESCO Creative City Network (UCCN), setelah pada 2014, Pekalongan terdaftar pula di UCCN dalam bidang Craft and Folk Art. "Kami harapkan kota-kota lainnya di Indonesia dapat menyusul untuk dapat memperkenalkan kelebihan masing-masing kota dalam bidangnya sambil mengembangkan jaringan kota dengan kota lain di seluruh dunia," ujar Dubes RI di UNESCO. Dikatakannya terdapat tujuh katagori yang dapat diikuti yaitu bidang Kerajinan dan Kesenian Rakyat, Desain, Film, Gastronomy, Sastra, Media dan Seni Musik. UNESCO Creative City Network diluncurkan pada 2004. Jaringan yang terdiri atas 116 kota di seluruh dunia bertujuan mendorong kerjasama internasional antar kota yang berkomitmen berinvestasi di kreativitas sebagai pendorong pembangunan perkotaan berkelanjutan, inklusi sosial dan budaya. Berikut ini kota yang masuk dalam Creative City Network Katagori Kota. 1.Bandung 2.Singapore 3.Budapest 4.Kaunas di Lithuania 5.Detroit (AS) 6.Puebla di Mexico. Katagori Gastronomi 1.Belm (Brasil) 2.Bergen (Norwegia) 3.Burgosdan Dnia di Spanyol 4.Ensenada (Mexico) 5.Gaziantep (Turki) 6.Tucson (AS) 7.Parma (Italia) 8.Phuket (Thailand) 9.Rasht (Iran) Katagori Musik 1.Kota Adelaide di Australia 2.Idanha-a-Nova (Portugal) 3.Kingston (Jamaica) 4.Kinshasa (Congo) 5.Liverpool (Inggris) 6.Medelln (Colombia) 7.Salvador (Brasil) 8.Katowice (Polandia) 9.Tongyeong (Korea) 10.Varanasi (India) Katagori Literatur 1. Tartu (Estonia) 2. Barcelona (Spanyol) 3. Baghdad (Irak) 4. Ljubljana (Slovenia) 5. Lviv (Ukraina) 6. Montevideo (Uruguay) 7. Nottingham (Inggris) 8. Bbidos (Portugal) 9. Ulyanovsk (Rusia) Katagori Kerajinan dan Kesenian Rakyat 1.Al-Ahsa (Saudi Arabia) 2.Bamiyan (Afghanistan) 3.Duran (Ecuador) 4.Lubumbashi (Congo) 5.Isfahan (Iran) 6.Jaipur (India) 7.San Cristbal de las Casas (Mexico) 8.Sasayama (Jepang) Katagori Film 1. Bitola (Macedonia) 2. Roma (Italia) 3. Santos (Brasil) Katagori Media Art Austin (AS). ANTARA
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara