Pelajar SMA Singaraja, Sukses Buat Obat Kulit Herbal

Pelajar SMA Singaraja, Sukses Buat Obat Kulit Herbal

Pelajar SMA Singaraja, Sukses Buat Obat Kulit Herbal

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Hasil penelitian siswa di SMAN 1 Singaraja, kembali mencuri perhatian khalayak kesehatan di Buleleng. Setelah sebelumnya berhasil menemukan kapsul herbal untuk mencegah penyakit stroke, kali ini mereka menemukan kombinasi bahan herbal untuk mengobati penyakit eksim (kulit) pada anak. Tiga orang siswa di SMAN 1 Singaraja, masih terlihat sumringah. Mereka baru saja datang dari Surabaya, setelah mengikuti Paper Competition – sebuah kompetisi karya tulis ilmiah, yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya. Hasil penelitian mereka ternyata mencuri perhatian dewan juri, dan ditetapkan sebagai juara pertama. Ketiga siswa itu adalah Putu Wicaksana Adi Nugraha, 17; Luh Putu Ariyani Pratiwi, 17 serta Putu Gea Rini Dian Pratiwi, 17. Mereka bertiga adalah siswa kelas XII IPA 1 di SMAN 1 Singaraja. Ketiga siswa itu membuat sebuah karya ilmiah yang berjudul “Sinergisme VCO dan Ekstrak Biji Jinten Hitam untuk Mengobati Dermatitis Atopik Pada Anak dengan Hewan Coba Mencit Balb/c”. Hasil karya ilmiah itu diklaim efektif untuk mengobati penyakit kulit pada anak. Siswa-siswa ini sengaja melakukan penelitian di bidang penyakit kulit pada anak, khususnya pada anak berusia 0-5 tahun. Pada tahun 2000, dari 611 kasus baru penyakit kulit yang terjadi di negara berkembang – termasuk Indonesia – sebanyak 23,67 persen kasus di antaranya menjangkiti anak. “Kasus penyakit kulit pada anak ini cukup banyak. Kami mencoba fokus pada penyakit eksim, terutama yang dipicu oleh alergi makanan. Sebenarnya bisa dipicu yang lainnya, bisa makanan, suhu, keturunan juga bisa. Tapi kami fokus pada alergi makanan,” jelas Putu Gea Rini. Dari fakta itu, ketiga siswa SMANSA Singaraja itu kemudian melakukan penelitian dan percobaan sejak awal November lalu. Mereka mencoba melakukan pengobatan memanfaatkan bahan herbal melalui hewan percobaan jenis Mencit Balb/c. Hewan mencit itu terjangkit penyakit eksim dan dilakukan berbagai jenis percobaan. Mereka sempat mencoba mengobati penyakit eksim dengan cara mengoleskan bahan virgin coconut oil (VCO). Namun, bahan itu kurang efektif. Mereka kembali mencoba ekstrak biji jinten hitam. Tapi lagi-lagi kurang efektif. Trio peneliti ini akhirnya berinisiatif mengoleskan gabungan VCO dengan ekstrak biji jinten hitam. Ternyata gabungan dua bahan herbal itu efektif menekan luas area kulit yang terkena penyakit eksim pada mencit. VCO yang digunakan ketiga siswa ini adalah VCO murni yang dibeli dari industri rumah tangga. VCO pun dipilih dengan pertimbangan mengakomodir local genius yang ada di Buleleng. “Ada bahan tertentu di dalam VCO yang kami cari. Kami ingin VCO itu benar-benar dibuat dengan kualitas terbaik,” kata Putu Wicaksana Adi Nugraha yang juga ketua tim penilitian seperti dilansir dari Harian Bali Express.*

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga100%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Gelar Gathering Komunitas, GNFI Kobarkan Semangat "Arek Suroboyo" Sebelummnya

Gelar Gathering Komunitas, GNFI Kobarkan Semangat "Arek Suroboyo"

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api Selanjutnya

Sejarah Hari Ini (25 Mei 1963) - Pendirian Perusahaan Negara Kereta Api

Asrari Puadi
@asraripuadi

Asrari Puadi

http://www.asraripuadi.net

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.