Lupa Sandi?

Kampungku Cahayaku, Pesta Rakyat Jogja Sambut Tahun Baru

Asrari Puadi
Asrari Puadi
0 Komentar
Kampungku Cahayaku, Pesta Rakyat Jogja Sambut Tahun Baru
Tahun baru selalu menjadi moment yang dinanti-nantikan oleh banyak orang, selain sebagai penanda pergantian tahun, tahun baru juga dimanfaatkan untuk berlibur mengunjungi daerah tempat wisata favorit. Nah, dalam pergantian tahun baru 2015-2016 ini Jogja sebagai salah satu destinasi wisata favorit punya satu pesta unik yang bisa jadi rekomendasi Sahabat GNFI semua untuk mengisi liburan tahun baru kali ini. Komunitas Cemara, salah satu komunitas kreatif di Jogja berkolaborasi dengan warga setempat akan menggelar pesta rakyat bertemakan “Kampungku, Cahayaku”.  Pesta rakyat ini akan menyulap kawasan kampung di pinggiran Kali Code, Jogja menjadi kampung indah dengan banyak lampion, selain itu juga akan dilaksanakan pameran foto yang dikemas secara kekinian berpadu dengan suasana khas kampung Yogyakarta.
( Tampilan Lampion yang menghiasi Kampung Kali Code, Foto : jogja.co )

Tembok tiap rumah kampung dipercantik dengan cat bermotif batik. Dinding dan talut diisi mural karya remaja dan anak-anak setempat. Kamar mandi umum dan rumah anyaman bambu milik warga bertransformasi menjadi satu instalasi yang dipamerkan.Semua ini bisa dinikmati oleh umum hingga 31 Desember 2015. Sambil menikmati malam di kampung Kali Code, pengunjung juga dapat menyusuri sejarah Kali Code sejak tahun 1990-an hingga kini lewat pameran foto “Code Dulu, Kini dan Nanti”. Puncak acara, tanggal 31 Desember, pameran akan ditutup dengan pentas musik, tari dan Pentas Ketoprak yang kini makin jarang ditemui di Yogyakarta.*

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG ASRARI PUADI

Pejalan Kemana Saja. Mamut Menteng Ureh Utusku. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
BJ. Habibie

Tanpa cinta, kecerdasan itu berbahaya. Dan tanpa kecerdasan, cinta itu tidak cukup.

— BJ. Habibie