Foto-foto Luar Biasa Rumah Pohon Suku Korowai di Papua

Foto-foto Luar Biasa Rumah Pohon Suku Korowai di Papua

Foto-foto Luar Biasa Rumah Pohon Suku Korowai di Papua

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠. Rekomendasi lain dari WHO

Tidak hanya terkenal dengan kekayaan flora dan fauna, Papua memiliki suku-suku asli yang memiliki kehidupan menarik dan unik. Salah satunya adalah suku pedalaman asli papua yang hidup dan tinggal di rumah pohon setinggi hingga 50 meter yang dikenal dengan nama Suku Korowai.


Photograph by George Steinmetz 

Suku Korowai mendiami wilayah Kaibar, Kabupaten Mappi, Papua. Suku Korowai baru ditemukan oleh misionaris Belanda pada tahun 1974. Sebelumnya, mereka benar-benar tidak mengenal orang diluar kelompoknya. Tidak seperti suku lain yang membangun rumah Honai sebagai tempat hunian, mereka justru tinggal di rumah pohon. Suku Korowai tinggal di rumah pohon setinggi mulai 15 hingga 50 meter. Mereka membangun rumah di atas pohon untuk menghindari binatang buas dan gangguan roh jahat. Suku korowai percaya bahwa, semakin tinggi rumah mereka, semakin jauh dari gangguan roh-roh jahat.


Photograph by George Steinmetz 

Bahan yang digunakan untuk membuat rumah pohon berasal dari hutan dan rawa di sekitar mereka, seperti kayu, rotan, akar dan ranting pohon. Rumah pohon suku Korowai sangat alamiah. Semua bahan terbuat dari alam, kerangka terbuat dari batang kayu kecil-kecil dan lantainya dilapisi kulit kayu. Dinding dan atapnya menggunakan kulit kayu atau anyaman daun sagu. Untuk mengikat, semua menggunakan tali. Semua proses pembuatan rumah dilakukan dengan menggunakan tangan. Barang logam satu-satunya yang ada adalah parang atau kapak yang biasa mereka gunakan untuk berburu.


Photograph by George Steinmetz 

Pada tahun 2011, Suku Korowai pernah muncul dalam film dokumentasi BBC Human Planet. Dalam film tersebut, suku Korowai menunjukkan bagaimana mereka membuat rumah pohon. Bahkan salah satu usaha ambisius mereka tunjukkan dengan membangun rumah pohon setinggi 114 meter dalam waktu 2 minggu!

Korowai_tribe_and_their_tree_houses_2
Photograph by George Steinmetz


korowai-tree-house-85
Photograph by George Steinmetz 

korowai-tribe-tree-house
Photograph by George Steinmetz 

korowai-tree-house-85
Photograph via Angry Boar

korowai-tree-house-95
Photograph by George Steinmetz

Korowai_tribe_and_their_tree_houses_8
Photograph via Trek Papua Mobgenic.com

All photos by George Steinmetz

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah jika sakit
  5. Hindari menyentuh wajah
  6. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga24%
Pilih SedihSedih6%
Pilih SenangSenang5%
Pilih Tak PeduliTak Peduli3%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi6%
Pilih TerpukauTerpukau57%
Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

10 Jenis Durian Indonesia yang Menggoda Lidah Sebelummnya

10 Jenis Durian Indonesia yang Menggoda Lidah

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia Selanjutnya

Jamur Tudung Pengantin, Jamur Cantik yang Tumbuh di Indonesia

Akhyari Hananto

1 Komentar

  • Fajar Brimanto

    ini bukannya boongan ya min? soalnya setelah dokumentasi bbc itu di release, beberapa taun kemudian bbc release dokumentasi lagi tentang suku korowai judulnya "my year with the tribe" di eps 1 dikuak fakta itu dan ternyata mereka disuruh sama tim dokumenter untuk ngebuat rumah itu. cmiiw

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.