Lupa Sandi?

Cara Aceh Barat Hormati Perjuangan Teuku Umar

PENAPOST
PENAPOST
0 Komentar
Cara Aceh Barat Hormati Perjuangan Teuku Umar

ilustrasi-Ratusan warga mengunjungi kuburan makam Teuku Umar Johan Pahlawan di Mugo, Kecamatan Panton Reu, Aceh Barat, sebagian warga yang hadir rata melepaskan nazar ditempat itu/Foto | TRIBUNNEWS.COM
Cara Aceh Barat Hormati Perjuangan Teuku Umar

Meulaboh-Ada banyak cara dilakukan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat untuk menghormati perjuangan Teuku Umar Johan Pahlawan, yang telah mengorbankan jiwa raganya untuk kemerdekaan bangsa indonesia.

Semisal pada Senin, 9 Februari 2016, Pemerintah dan masyarakat di Kabupaten Aceh Barat, menggelar malam renungan memperingati syahidnya Teuku Umar Johan Pahlawan ke 117. Kegiatan itu dipusatkan di Suak Ujung Kalak, Kecamatan Johan Pahlawan. Selain renungan tersebut juga dihelat pementasan Fragmen Teuku Umar.

“Ini merupakan salah satu wujud penghormatan kita terhadap para pejuang yang telah mengorbankan jiwa raganya untuk kemerdekaan bangsa indonesia,” ujar Bupati Aceh Barat, DR. (H.C) H. T. Alaidinsyah.

Secara khusus, kata dia, semua pihak patut bersyukur sekaligus memiliki rasa kebanggaan, ini karena salah satu pahlawan kemerdekaan lahir dan berjuang di tanah Aceh Barat ini.

“Beliau yang telah terbaring di pusara mugoe rayeuk Teuku Umar Johan Pahlawan. Maka, marilah kita bersama-sama menundukkan kepala seraya berdo’a, memohon kepada Allah SWT, agar arwah putra terbaik bangsa yang telah gurur di medan perang, diampuni segala dosa-dosanya serta mendapat tempat yang layak disisi-nya,” ucap dia.

“Kehadiran kita di tempat yang berbahagia ini, juga dalam rangka mengenang kembali tragedi berdarah yang terjadi 117 tahun yang silam, tepatnya 11 februari 1899 di pantai Suak Ujong Kalak,” sambung dia.

Maka itu, lanjut dia, setiap memperingati hari yang penuh makna dalam sejarah ini, kembali kita diingatkan pada sebuah peristiwa tragis, yang telah merenggut nyawa seorang putra terbaik bangsa, Teuku Umar yang telah berjuang untuk mempertahankan tanah tumpah darahnya dari rongrongan penjajah.

“Untuk itu, melalui kegiatan renungan dan drama Teuku Umar yang akan kita laksanakan pada malam ini, mudah-mudahan dapat menggugah jiwa nasionalis dan semangat patriotik agar terus menggelora pada diri kita masing-masing, dalam peran dan kapasitas kita dalam mengisi era kemerdekaan sekarang ini,” lanjutnya lagi.

Disamping untuk mengenang gugurnya pahlawan bangsa, dilokasi ini pihaknya telah memprogramkan menjadi sebuah lokasi pariwisata sejarah, dengan harapan masyarakat dan para generasi muda mengetahui akan perjuangan yang telah dokorbankan para syuhada dalam membela kemerdekaan bangsa indonesia.

“Untuk itu, dalam kesempatan ini kami menghimbau kepada seluruh masyarakat mari kita dukung bersama program pembangunan yang terus kami laksanakan demi terwujudnya masyarakat aceh barat yang makmur sehat dan berwawasan,” pungkasnya.

Sumber : PENAPOST.COM
Sumber Gambar : TRIBUNNEWS.COM
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang100%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG PENAPOST

Kawan GNFI ... Lihat Profil Lengkap

ARTIKEL TERKAIT

Indonesia Akan Pamerkan 400 Artefak di Europalia

Agatha Olivia Victoriasatu bulan yang lalu

"Ternate, Terima kasih"

Akhyari Hananto2 bulan yang lalu

Di Balik Lagu "Hari Lebaran" Karya Ismail Marzuki

Adriani Zulivan2 bulan yang lalu

Transformasi Logo Telkom Indonesia

Yufi Eko Firmansyah3 bulan yang lalu
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara