Lupa Sandi?

Pulau "Lombok" Ternyata Tak Berarti Cabai

Akhyari Hananto
Akhyari Hananto
0 Komentar
Pulau
Pulau "Lombok" Ternyata Tak Berarti Cabai

Lombok dan Sasak, dua kata ini memang tak bisa terpisahkan, Lombok merupakan nama pulaunya dan Sasak adalah nama suku asli yang menempati pulau tersebut. Namun, taukah anda apa makna dari "Lombok" dan "Sasak"?. untuk mengetahuinya silahkan baca artikelnya sampai selesai :).Banyak orang luar lombok berpendapat bahwa "Lombok" berasal dari nama tanaman lombok atau cabe rawit yang rasanya pedas. Barangkali pendapat ini disesuaikan dengan pulaunya yang mungil. Orang-orang juga berpendapat nama "Suku Sasak", berawal dari peristiwa datangnya orang-orang yg pertama sebagai penghuni Pulau Lombok, mereka datang dengan menumpang sebuah rakit yang berarti "Sasak". itulah sebab nama penduduknya dinamakan orang Sasak.

Versi lain, menamakan suku Sasak ini berasal dari Sang Saka. Tulisan lain, dari seorang pujangga terkenal dalam jaman Majapahit yaitu, Prapanca menulis nama Lombok ini, Lombo’ Mirah Sasak Adi ” ( Almarhum H. Lalu Lukman ).Diuraikan juga pendapat bahwa, nama Sasak dan Lombok mempunyai kaitan yang erat, sehingga tidak dapat dipisahkan. Ia terjalin menjadi satu, yang berasal dari kata ” Sa’sa Lombo (dari bahasa Sasak). Sa’ berarti satu, dan Lombo’ berarti lurus.Dalam beberapa literatur dan buku-buku lama, terdapat kata Lombo’ ditulis dengan tanda (‘) ain, tidak memakai ‘K’ pada huruf akhirnya.

Sementara dalam jaman Portugis, kata Lombo ditulis dengan memakai huruf ”q” pada huruf akhirnya, menjadi “Lomboq” dan terakhirnya sesudah jaman Belanda, ditulis dengan huruf “K” pada huruf terakhirnya menjadi “Lombok”.

Baca Juga

Suku sasak | foto 1001malam.com

Cara menyebut atau membacanya, yang sebenarnya tidak berbunyi “O” dalam logat Jawa, tapi “o”, yaitu Sa’sa Lombo” yang kemudian menjadi Sasak Lombok’, yang berarti satu-satunya lurus. Oleh karena itu, nama Lombo’ ini berdiri sendiri dan selalu bergandengan.

Lalu apa sebabnya kemudian kata “Sasak” dijadikan nama suku yang mendiami Pulau ini dan kata “Lombok” dijadikan nama pulau?. Memang antara penduduk dan pulau yang di diaminya tidaklah berpisah. Sebab, kedua kata ini memiliki kaitan .Kedua kata ini bagi penduduk Lombok mempunyai arti yang luas ,bahkan menjadi falsafah bagi penduduknya “Sa’sa” Lombo’”yang berarti secara letterlijk” satu-satunya kelurusan”, karena nama ini menjadi sumber hidup dan kehidupan suku sasak yang mendiami pulau ini.

Lombokindo.blogspot.com

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG AKHYARI HANANTO

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to unders ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara