Masjid Ini Tidak Kalah Megah Dari Taj Mahal India

Masjid Ini Tidak Kalah Megah Dari Taj Mahal India
info gambar utama

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia. Tak heran Indonesia memiliki banyak masjid yang begitu indah nan megah dengan karakteristik dan keunikan masing-masing. Tengok saja Masjid Istiqlal di Jakarta, Masjid Islamic Center di Samarinda, Masjid Dian Al Mahri atau yang terkenal dengan masjid kubah emas Depok, Masjid Al Irsyad Bandung, atau Masjid Agung Jawa Tengah di Semarang dan masih banyak yang lainnya.

Salah satu masjid termegah di Indonesia juga bisa kita jumpai di Pekanbaru Riau, tepatnya di Jalan Hang Tuah. Masjid itu bernama Masjid An-Nur. Mengadopsi arsitekstur dari Melayu, Turki, Arab, dan India, masjid An-Nur yang terdiri dari bangunan utama dengan satu kubah besar dan 4 buah kubah kecil di setiap sudutnya serta 4 menara di sampingnya sering juga disebut sebagai Taj Mahalnya Indonesia karena memiliki kemiripan bentuk bahkan tidak kalah megah.

Keindahan Masjid An-Nur di malam hari, mirajnews.com
info gambar

Masjid yang mulai dibangun pada 27 Rajab 1388H atau 19 Oktober 1968 ini dirancang oleh arsitek Ir. Roseno dan mampu menampung 4.500 orang jamaah. Ada tiga lantai dalam komplek bangunan masjid. Bagian atas digunakan untuk sholat sedangkan lantai bawah untuk kantor dan ruang pertemuan. Masjid ini mempunyai tiga buah tangga, 1 buah tangga di bagian muka dan 2 buah tangga di bagian samping. Di bagian atas terdiri dari 13 buah pintu dan bagian bawah terdiri dari 4 buah pintu dan mempunyai kamar-kamar yang besar dan sebuah aula. Pada bagian ruangan masjid terdapat hiasan berupa tulisan kaligrafi. Karya seni tersebut ditulis oleh Azhari Nur, kaligrafer asal Jakarta pada tahun 1970.

Masjid An-Nur memiliki beberapa fasilitas, diantaranya taman yang luas, sekolah, perpustakaan, Islamic center, aula dan ruang pertemuan, tempat ibadah yang luas dan nyaman, dan memiliki fasilitas hot spot gratis. Selain itu, Masjid Agung An Nur juga memiliki Radio Penyiaran Komunitas bernama LPK An-Nur FM dengan frekuensi 107.7 MHz. Apabila bulan puasa tiba, masjid ini selalu ramai didatangi jemaah baik untuk berbuka puasa atau menjalankan ibadah tarawih.

Untuk menjadi bentuk seperti sekarang ini, pada tahun 2000, Masjid An-Nur sempat mengalami renovasi besar-besaran oleh Shaleh Djasit yang kala itu menjabat sebagai gubernur ke 10. Perombakan meliputi bagian gedung dan menambah area lahan. Semula hanya empat hektar, diperluas tiga kali lipat hingga menjadi 12.6 hektar.

Warga Amerika saat berkunjung, mirajnews.com
info gambar

Kini Masjid kebanggan masyarakat Riau ini selain untuk menunaikan ibadah shalat, juga menjadi tempat wisata religi. Banyak masyarakat sekitar ataupun luar daerah bahkan ada beberapa orang berkebangsaan Amerika yang sempat datang berkunjung untuk mengetahui keindahan Islam dan melihat kemegahan masjid An-Nur.

Sumber : travel.detik.com, bertuahpos.com, mirajnews.com
Sumber Gambar : https://simas.kemenag.go.id/index.php/profil/masjid/28/#prettyPhoto

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

IF
RG
Tim Editor arrow

Terima kasih telah membaca sampai di sini