Kini Penulis Riset Internasional akan Dapat Insentif. Seperti Apa?

 Kini Penulis Riset Internasional akan Dapat Insentif. Seperti Apa?

Kini Penulis Riset Internasional akan Dapat Insentif. Seperti Apa?

Ayo bantu mencegah penyebaran Covid-19 dengan menjaga jarak fisik dengan orang lain atau dengan di rumah saja 🌎🏠

Publikasi internasional menjadi salah satu indikator mutu pendidikan tinggi di suatu negara. Indonesia saat ini terus menerus berusaha untuk menggiatkan anak-anak bangsa berpotensial untuk mampu tampil di kancah dunia, utamanya dalam hal penelitian ilmiah. Caranya adalah dengan menjalankan program insentif.

Seperti dirilis Okezone.com, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir mengungkapkan, pihaknya akan memberikan insentif bagi para mahasiswa yang berhasil menuliskan publikasi internasional, baik di tingkat S-1, S-2, maupun S-3.

"Wujudnya harus publikasi. Kalau bisa publikasi internasional yang punya reputasi dan impact factor satu sampai lima," ujarnya ditemui di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, baru-baru ini.

Nasir menjelaskan, kalau publikasi atau jurnal internasioal bereputasi memiliki impact factor lima, maka Kemristekdikti akan memberikan insentif sebesar Rp1 juta untuk setiap publikasi.

"Tetapi kalau berhasil membuat publikasi dengan impact factor di bawah lima, misalnya dua atau tiga, maka insentif yang diberikan bisa mencapai Rp50 juta," tuturnya.

Tahun ini sendiri, lanjut dia, merupakan kali pertama penyelenggaraan program tersebut. Mantan Rektor terpilih Universitas Dipenogoro (Undip) mengungkapkan, sudah mengalokasikasn anggaran sebesar Rp50 miliar untuk insentif jurnal internasional bereputasi impact factor satu sampai lima.

"Insentif itu bertujuan menarik dan merangsang mahasiswa untuk membuat publikasi. Selama ini peneliti yang punya publikasi internasional itu sebenarnya mahasiswa asal Indonesia. Ini sangat aneh. Jadi, mereka banyak yang meneliti atau kuliah, kemudian membuat jurnal internasional di sana, padahal orang Indonesia. Akhirnya publikasinya untuk negara terkait, dan yang seperti itu bukan hanya satu atau dua orang, tetapi banyak," tandasnya.


Sumber : Okezone
Sumber Gambar : Okezone.com

WHO merekomendasikan beberapa langkah dasar untuk membantu mencegah penyebaran Covid-19.

  1. Cuci tangan sesering mungkin setidaknya selama 20 detik
  2. Jika batuk/bersin arahkan ke lipatan siku
  3. Bersihkan dan disinfeksi benda yang sering disentuh
  4. Tetap di rumah saja bagi yang bisa
  5. Pakai masker bila keluar dari rumah
  6. Hindari menyentuh wajah
  7. Jaga jarak fisik dengan orang lain (physical distancing)

Yuk, saling menjaga dan membantu. Semoga kita semuanya diberikan kesehatan dan bisa melalui keadaan saat ini.

Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau100%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Untuk membantu kami agar lebih baik, kamu bisa memberikan kritik dan saran terkait web ini kepada GNFI di halaman Kritik dan Saran. Terima kasih.
Hotel ini Hotel Bintang Lima Pertama di Asia Tenggara Sebelummnya

Hotel ini Hotel Bintang Lima Pertama di Asia Tenggara

Siap Hadapi Kenormalan Baru, PT Pos Kembangkan Aplikasi Daring Selanjutnya

Siap Hadapi Kenormalan Baru, PT Pos Kembangkan Aplikasi Daring

Bagus Ramadhan
@bagusdr

Bagus Ramadhan

http://kulawarga.id

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.