Juara Satu, Kampus di Indonesia ini Dilirik Vodafone

Juara Satu, Kampus di Indonesia ini Dilirik Vodafone

Juara Satu, Kampus di Indonesia ini Dilirik Vodafone

Kembali, putera-puteri Indonesia mengukir prestasi di kancah global. Kini, mahasiswa-mahasiswi dan dosen Telkom University (Tel-U) menunjukkan kepiawaiannya menjadi salah satu yang terbaik dalam ajang bergengsi Global Mobile Innovators Tournament 2016 di Barcelona, Spanyol.

Ajang ini diselenggarakan oleh IBM 4YFN (4 Years From Now), AT&T, KPN, Rogers Communications, and Vodafone di Fira Montjouic. Setelah bertarung dengan sembilan tim dari berbagai negara pada tahap semifinal, dua tim Tel-U Brainstat Studio yang mengusung konsep Transportation Safety dan tim Hoome yang mengusung konsep Smart Home berhasil lolos ke Barcelona hingga akhirnya berhasil menyisihkan empat finalis lainnya pada puncak acara.

The Global Mobile Innovators Tournament
The Global Mobile Innovators Tournament

Kedua tim tersebut terdiri dari tiga mahasiswa program studi Informatika, satu mahasiswa Teknik Elektro, satu dosen Informatika, dan satu dosen Fakultas Ilmu Terapan Tel-U.

Perjuangan mereka membuahkan hasil yang manis. Akhirnya Tim Brainstat Studio berhasil menjadi juara pertama pada kategori Connected Travel & Transportation, dan Tim Hoome berhasil menjadi Best Innovation pada kategori Smart Homes and Buildings.

Juara Satu! (foto dok.Telkom U)
Juara Satu! (foto dok.Telkom U)

Penghargaan yang sangat bergengsi, mengingat keunikan hasil karya kedua tim dengan kategori yang berbeda.

"Tim Brainstat Studio mampu memonitor kondisi driver, apakah lelah atau mengantuk, guna mencegah terjadinya kecelakaan. Sedangkan Tim Hoome melibatkan Internet of Things, mampu mengatur suasana rumah sesuai dengan kondisi orangnya," papar Said Al Faraby dari Kemahasiswaan Fakultas Informatika.

Sajian solusi inovatif yang telah mereka lakukan, seperti dilansir situs resmi pengembang IBM, bahwa di samping mendapatkan kesempatan untuk memamerkan hasil karyanya di IBM booth, mereka juga mendapatkan kesempatan besar untuk bertemu langsung dengan para investor di sana.

4yfn.com

Sehingga, kesempatan emas pun menghampiri mereka di mana kedua Tim Tel-U berhasil meraih simpatik dari Vodafone sebagai investor mereka saat ini Dody Qori selaku dosen Fakultas Informatika sekaligus pembina kedua tim mengaku sangat bersyukur karena jalan panjang mendekati kenyataan.

"Insya Allah, Vodafone akan membantu mewujudkan sebagai investor buat kami, semakin dekat ke jalan bahwa brainstat akan menjadi protokol standar keamanan transportasi dan Hoome akan menjadi rumah pintar pertama yang mengerti kita 100%," ujarnya.

Sumber : detik.com

gambar utama : goodnewsfinland.com

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang19%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi13%
Pilih TerpukauTerpukau19%

Artikel ini dibuat oleh Penulis Terverifikasi GNFI, dengan mematuhi aturan menulis di GNFI. Isi artikel ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan.

Bandung Bakal Punya Pasar Seni Sebelummnya

Bandung Bakal Punya Pasar Seni

Indonesia Masuk dalam Daftar Negara dengan Destinasi Ramah Wanita Muslim 2019 Selanjutnya

Indonesia Masuk dalam Daftar Negara dengan Destinasi Ramah Wanita Muslim 2019

Akhyari Hananto
@akhyari

Akhyari Hananto

http://www.goodnewsfromindonesia.org

I began my career in the banking industry in 1997, and stayed approx 6 years in it. This industry boost his knowledge about the economic condition in Indonesia, both macro and micro, and how to understand it. My banking career continued in Yogyakarta when I joined in a program funded by the Asian Development Bank (ADB),as the coordinator for a program aimed to help improve the quality of learning and teaching process in private universities in Yogyakarta. When the earthquake stroke Yogyakarta, I chose to join an international NGO working in the area of ?disaster response and management, which allows me to help rebuild the city, as well as other disaster-stricken area in Indonesia. I went on to become the coordinator for emergency response in the Asia Pacific region. Then I was assigned for 1 year in Cambodia, as a country coordinator mostly to deliver developmental programs (water and sanitation, education, livelihood). In 2009, he continued his career as a protocol and HR officer at the U.S. Consulate General in Surabaya, and two years later I joined the Political and Economic Section until now, where i have to deal with extensive range of people and government officials, as well as private and government institution troughout eastern Indonesia. I am the founder and Editor-in-Chief in Good News From Indonesia (GNFI), a growing and influential social media movement, and was selected as one of The Most Influential Netizen 2011 by The Marketeers magazine. I also wrote a book on "Fundamentals of Disaster Management in 2007"?, "Good News From Indonesia : Beragam Prestasi Anak Bangsa di dunia"? which was luanched in August 2013, and "Indonesia Bersyukur"? which is launched in Sept 2013. In 2014, 3 books were released in which i was one of the writer; "Indonesia Pelangi Dunia"?, "Indonesia The Untold Stories"? and "Growing! Meretas Jalan Kejayaan" I give lectures to students in lectures nationwide, sharing on full range of issues, from economy, to diplomacy

0 Komentar

Beri Komentar

Silakan masuk terlebih dahulu untuk berkomentar memakai akun Anda.