Lupa Sandi?

Sajian Istimewa dari Tanah Rempah

Imama Lavi Insani
Imama Lavi Insani
1 Komentar
Sajian Istimewa dari Tanah Rempah

Sejak dahulu tanah Maluku terkenal dengan kekayaan rempah-rempahnya. Masyarakat Maluku bahkan pandai untuk memodifikasi atau meracik berbagai ragam kuliner mulai dari makanan hingga minuman dengan bahan dasar rempah. Ragam kuliner tersebut menghasilkan sajian istimewa nan khas yang mampu menggugah selera setiap orang yang mencicipinya.

Kohu-Kohu

Masyarakat Ambon menjadikan Kohu-kohu sebagai makanan sehari-hari.

Sekilas, Kohu-kohu mirip dengan urap-urap di Jawa namun isiannya jauh berbeda. Kohu-kohu terbuat dari campuran sayuran mentah yang diaduk dengan parutan kelapa.

Sayuran tersebut terdiri dari kacang panjang, tauge, mentimun, dan daun kemangi serta diaduk dengan irisan bawang merah dan putih mentah. Ada tambahan ikan juga yang dimasukkan yaitu ikan teri atau bisa juga suwiran ikan cakalang fufu.

Sebelum disantap, jangan lupa untuk terlebih dahulu memberi Kohu-kohu dengan perasan air jeruk lemon cui agar ada rasa asam segar yang khas.

Gohu Ikan

Gohu Ikan Khas Maluku ini merupakan makanan khas yang berbahan dasar dari ikan tuna mentah. Anda harus menyebutnya lengkap “Gohu Ikan”. Sebab, kalau hanya disebut Gohu, maka artinya adalah asinan. Biasanya orang kebanyakan juga menyebutnya sebagai Sashimi Ternate.

Cara pembuatan Gohu Ikan juga terbilang mudah. Daging tuna segar dipotong kecil-kecil, dicuci, kemudian dilumuri dengan garam dan perasan lemon cui, selanjutnya dicampur dengan rajangan kasar daun Balakama (kemangi).

Selanjutnya bawang merah dan cabe rawit ditumis dengan minyak kelapa. Minyak kelapa panas dengan bawang merah dan cabe rawit ini kemudian dituangkan ke potongan ikan tuna mentah, diikuti dengan taburan kacang tanah goreng yang ditumbuk kasar.

Asam, pedas, segar, itulah sensasi yang akan anda rasakan saat menikmati si Gohu Ikan.

Ikan Kuah Pala Banda

Ikan kuah pala banda merupakan kuliner asli masyarakat di Kepulauan Banda. Selain dikenal sebagai salah satu pulau yang eksotis, Pulau Banda juga dikenal karena rempah-rempahnya.

Kelezatan ikan kuah pala ini sudah dikenal sejak berabad-abad lalu. Bahkan, ikan kuah pala selalu disajikan untuk menjamu para petinggi Belanda yang datang ke Banda di kala itu.

Kuah sopnya terasa sangat segar, rasa asam bercampur dengan pedas dari buah pala, membuat ikan kuah pala terasa sempurna.

Ikan kuah pala ini biasanya disajikan dengan urap daun pepaya, ikan kakap merah bakar, dan sambal bekasang yang dibuat dari ikan cakalang tumbuk.

Papeda

Papeda terbuat dari bubur sagu yang biasanya disajikan dengan ikan tongkol atau Mubara yang dibumbui dengan kunyit. Namun papeda dapat juga dikombinasikan dengan ikan gabus, kakap merah, ataupun ikan kue.

Papeda ini memiliki tekstur yang lengket seperti lem dan rasanya tawar. Jika ingin mendapatkan nikmat yang maksimal ada baiknya Papeda ini disantap saat masih panas. Cara menyantapnya pun cukup unik, yaitu dengan tidak menggunakan sendok melainkan langsung diseruput dari piringnya.

Sambal Colo-colo

Sambal Colo-colo merupakan sambal khas Ambon yang terkenal sangat pedas rasanya. Sambal satu ini secara turun temurun telah menjadi pelengkap wajib bagi masyarakat Maluku.

Sambal Colo-colo terbuat dari tomat muda, bawang merah, dan cabe rawit yang diiris tipis lalu diberi taburan garam dan disiram jeruk nipis, tanpa diulek.

Untuk mendapatkan rasa yang berbeda, sambal Colo-colo ini juga dapat ditambahkan dengan daun kemangi, irisan kenari mentah, atau rarobang, dapat juga ditambahkan kecap manis.

Kopi Rarobang

Kopi satu ini dari namanya memang terdengar asing di telinga. Kopi Rarobang adalah kopi khas Maluku yang merupakan hasil memodifikasi antara kopi Arabica dan Rempah-rempah.

Campuran kopi dan rempah-rempah inilah yang membuat Kopi Rarobang nikmat dan menenangkan serta memberi manfaat bagi kesehatan.

Untuk membuatnya, bahan-bahan utama seperti kopi Arabica, jahe, cengkih, kayumanis, gula pasir, sereh, dan kacang kenari disiapkan. Kemudian, semua bahan kecuali kacang kenari dijadikan satu dalam rebusan air panas dan dimasak hingga mendidih.

Setelah matang, air hasil rebusan tersebut disaring hingga mendapatkan campuran kopi yang berbeda dari biasanya. Sebagai persiapan terakhir, irisan kacang kenari ditaburkan di atas kopi yang sudah tersaji di dalam cangkir.

Bila anda menyukai kopi susu, sedikit susu kental juga dapat dituangkan dan dicampur ke dalam sajian Kopi Rarobang untuk menambah sensasi nikmat dari Kopi khas Maluku ini.

Sumber foto :

1. Kohu : www.femalesia.com/

2. Gohu Ikan : tempo.co

3. Ikan Pala : klikhotel.com

4. Papeda : Wikipedia.org

5. Sambal colo-colo : indonesiaindonesia.com/

6. Kopi Rarobang: 1000warnaindonesia.blogspot.com

Foto Utama: goofydreamer.files.wordpress.com

Label:
maluku
Pilih BanggaBangga0%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang0%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG IMAMA LAVI INSANI

Hidup sederhana yang penting bermanfaat :D

... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Ki Hajar Dewantara

Anak-anak hidup dan tumbuh sesuai kodratnya sendiri. Pendidik hanya dapat merawat dan menuntun tumbuhnya kodrat itu.

— Ki Hajar Dewantara