Lupa Sandi?

Pencak Silat Sunda Semakin Mendunia

Mohammad Shihab
Mohammad Shihab
0 Komentar
Pencak Silat Sunda Semakin Mendunia

Pencak silat tradisional Jawa Barat semakin diminati oleh masyarakat di luar negeri. Tokoh pencak silat Sunda, Gending Raspuzi, akan melatih pencak silat pada tanggal 2-24 April 2016 di empat negara Eropa. Gending dijadwalkan akan membekali para praktisi bela diri dengan aliran pencak silat tradisional Sunda seperti Cimande, Sera, dan Ulin Makao (Banten) di Paris, Las Palmas, Dublin, dan Hannover.

Menurut Gending, pencak silat Sunda diminati karena sudah cukup berkembang di Eropa. Ia hanya memperkaya materi yang sudah ada dan memperkenalkan aliran kembangan yang lain.

“Sudah banyak berkembang aliran pencak Sunda di Eropa seperti Sera dan Cimande. Beberapa murid Garis Paksi juga sudah mengajarkan pencak silat di Italia dan Jerman. Selain Cimande dan Sera, akan dikenalkan juga Ulin Makao (Banten) dan Ulin Limbuhan yang dikembangkan dari pepedangan Cimande. Untuk anak-anak di Irlandia, akan diajarkan Santika atau ibing penca” kata Gending.

Penyelenggaraan workshop pencak silat ini diprakarsai oleh perwakilan Garis Paksi Italia dan Garis Paksi Hannover bekerja sama dengan event organizer setempat.

Baca Juga

Sebelum tur pencak silat ke Eropa, Gending Raspuzi telah lebih dulu memberikan workshop pencak silat di Brunei Darussalam pada tanggal 7-8 Februari 2016 lalu.

Gending Raspuzi adalah tokoh pencak silat Jawa Barat yang mendirikan Garis Paksi, organisasi independen yang bergerak dalam pelestarian dan pewarisan aliran pencak silat tradisional. Ia juga aktif terlibat Ikatan Pencak Silat (IPSI) Jawa Barat.


Sumber Gambar:Dokumen Garis Paksi

Pilih BanggaBangga50%
Pilih SedihSedih0%
Pilih SenangSenang50%
Pilih Tak PeduliTak Peduli0%
Pilih TerinspirasiTerinspirasi0%
Pilih TerpukauTerpukau0%
Laporkan Artikel

Mengapa Ingin Melaporkan Artikel Ini?

TENTANG MOHAMMAD SHIHAB

Pengajar ilmu komunikasi, pengamat hubungan kemasyarakatan, pengelola media sosial, dan publisis. ... Lihat Profil Lengkap

Ikuti
Next
Andrea Hirata

Berhenti bercita-cita adalah tragedi terbesar dalam hidup manusia.

— Andrea Hirata